Minggu, 28 Juni 2026

Polisi Tahan Pemilik Cafe dan Dua Karyawan Terkait Pengeroyokan Mandor Angkot

- Jumat, 31 Januari 2020 03:17 WIB
Polisi Tahan Pemilik Cafe dan Dua Karyawan Terkait Pengeroyokan Mandor Angkot

digtara.com | MEDAN – Terkait kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya mandor angkot bernama Abadi Bangun (42) terjadi keributan di Cafe Delicious Jalan Pasar Baru, Titi Rantai Kecamatan Medan Baru, Rabu (29/1/2020) kemarin.

Baca Juga:

Satuan unit reskrim Polrestabes Medan menetapkan tiga orang tersangka. Adapun ketiga ditetapkan tersangka diantaranya Pemilik kafe, berinisial Mah (38) warga Jalan Binjai Km 10 Gang Dame Desa Payageli Kecamatan Sunggal dan dua karyawannya Mur (32) asal Pidie, Aceh serta AS (32) warga Pasar Baru Padang bulan, Medan Baru.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Maringan Simanjuntak yang dikonfirmasi melalui Kaur Bin Ops Sat Reskrim Polrestabes Medan AKP Rover Samosir menyebutkan, ketiga orang yang telah dilakukan penahanan.

“Ketiganya dijerat pasal 338 junto 351 ayat 3, tentang penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain,” kata Rover.

Pasca tewasnya warga Jalan Bahagia Gang Budi Utomo No. 163 Keluraha Titi Rantai Kecamatan Medan Baru itu, polisi telah memeriksa 10 orang. Dari keterangan para saksi itu kemudian 3 orang itu diduga kuat yang melakukan penganiayaan.

Penganiayaan ini bermula ketika korban datang ke kafe bersama temannya Jery dan memesan nasi goreng. Setelah makan, korban yang penduduk setempat menolak membayar. Karyawan kafe pun mengatakan untuk melapor bos mereka. Namun rupanya, Bangun tersinggung dan melemparkan piring.

Tidak hanya disitu, Bangun juga memecahkan kaca steling lalu pergi meninggalkan cekckok mulut itu. Ternyata tak berapa lama berselang, Bangun dan Jery kembali lagi dengan sebilah parang.

Melihat itu, Mah selaku pengelola kafe kemudian berusaha meredam. Namun, korban yang tersulut emosinya mengayunkan parangnya. Sabetan ditangkis dengan tangan kiri. Tak mau konyol, Mahyudin mengambil balok dan memukulnya.

Setelah itu, kedua tersangka ikut menganiaya korban. Melihat temannya dikeroyok, Jery lari. Ia kembali setelah memanggil 3 temannya. Dan melarikan korban yang tergeletak di jalan ke RS Siti Hajar.

Namun nyawanya tak tertolong. Teman-teman Bangun yang marah kemudian merusak kafe. Polisi yang mendapat informasi itu kemudian mengamankan orang-orang yang diduga terlibat dalam keributan ini.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Polrestabes Medan Bongkar Home Industry Vape Narkoba, Libatkan Jaringan Internasional

Polrestabes Medan Bongkar Home Industry Vape Narkoba, Libatkan Jaringan Internasional

Polisi Ungkap Delapan Gudang Penampungan Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan, Amankan 136 Unit

Polisi Ungkap Delapan Gudang Penampungan Kendaraan Diduga Hasil Kejahatan, Amankan 136 Unit

Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan

Polda Sumut Tingkatkan Patroli Saat Blackout Sumbagut, 365 Personel Disiagakan di Medan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

Terungkap! Otak Pelaku Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu di Medan, Motif Dendam Pribadi

Terungkap! Otak Pelaku Pembakaran Rumah Hakim Khamozaro Waruwu di Medan, Motif Dendam Pribadi

Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak Resmi Jabat Kapolrestabes Medan

Kapolri Mutasi Sejumlah Perwira, Kombes Jean Calvijn Simanjuntak Resmi Jabat Kapolrestabes Medan

Komentar
Berita Terbaru