Diduga Pembagian Hasil Ritual Adat Masuk Rumah Tidak Merata, Warga Sumba Barat Daya Meregang Nyawa di Tangan Kerabatnya
digtara.com -Tindak pidana penyerangan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia terjadi di Bulu Kogha, Desa Kawango Hari, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, Sabtu (3/10/2026) petang sekitar pukul 14.30 WITA.
Baca Juga:
Berdasarkan informasi awal, kejadian bermula saat korban bersama RIM (30) sedang berada di rumah.
Sejumlah orang kemudian datang dari arah belakang rumah dan melakukan penyerangan terhadap RIM. RIM kemudian meminta korban untuk melarikan diri.
Korban berusaha menyelamatkan diri namun para pelaku mengejar korban hingga ke lokasi kejadian.
Aksi kekerasan berlanjut saat para pelaku mengejar RIM dan merusak rumah menggunakan tombak hingga mengenai pintu utama.
Baca Juga:Kelompok penyerang kemudian memburu korban yang berusaha menyelamatkan diri menggunakan lemparan batu dan hujaman tombak hingga korban terjatuh di tempat kejadian perkara (TKP).
Setelah korban tidak berdaya, para pelaku melakukan penganiayaan fatal menggunakan parang dan tombak yang mengenai bahu belakang kiri, kepala bagian belakang, serta leher bagian belakang yang mengakibatkan tulang leher belakang terputus hingga korban meninggal dunia di tempat.
Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka akibat serangan menggunakan senjata tajam dan benda lainnya hingga meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Kasat Intelkam Polres Sumba Barat Daya Iptu Lucky Febriyanto bersama anggota, Tim URC Polres Sumba Barat Daya, Unit Pidum Polres Sumba Barat Daya serta Kapolsek Kodi Iptu Ahmad Sidiq bersama anggota mendatangi TKP.
Petugas melakukan olah TKP, pemeriksaan awal, serta langkah-langkah penyelidikan.
Berdasarkan informasi sementara, peristiwa tersebut diduga berkaitan dengan ketidakpuasan terhadap pembagian hasil ritual adat masuk rumah yang dilaksanakan oleh korban.
Polres Sumba Barat Daya terus melakukan penyelidikan dan pengembangan perkara untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Polres Sumba Barat Daya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, dan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada kepolisian.
Polres Sumba Barat Daya Bekuk Satu Pelaku Penyerangan Hingga Korban Meninggal Dunia
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa M6,1 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Terjadi pada Kedalaman 10 Km
Ini Duduk Perkara Pembunuhan Berencana Yang Menyeret Lima Tersangka di Rote Ndao
Karyawati Rumah Makan Meninggal Diduga Sakit Lambung