Dendam Lama, Warga Sumba Barat Daya-NTT Dibunuh Saat Nonton Latihan Pasola
digtara.com -Latihan pasola (atraksi berkuda sambil melempar kayu/lembing) pada Rabu (28/1/2026) di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT 'makan' korban.
Baca Juga:
Radu Poma yang juga warga Kampung Watukahale, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara diserang dan dibacok dengan parang saat ia menonton latihan pasola.
Pelakunya ada lima orang pria masing-masing RR (41), RM (32), RJ (28), M (25) dan RB (26).
Baca Juga:Kelima terduga pelaku ini merupakan warga Kampung Lenang, Desa Nanggamutu, Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dominggus Gheru Kaka (24), warga Kampung Hamutu Manu, Desa Onggol , Kecamatan Kodi bersama korban pulang berboncengan sepeda motor yang dikendarai korban.
Keduanya pulang dari Kampung Kawango Hari, Desa Kawango Hari, Kecamatan Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya menuju kampung korban di Kampung Watukahale, Desa Kori, Kecamatan Kodi Utara melewati jalan Kodi-Waitabula.
Dominggus bersama korban berhenti danikut menonton tepat di depan kantor Kecamatan Kodi Utara.
Korban duduk di pinggir jalan masuk, sedangkan Dominggus menonton dari atas tribun.
Baca Juga:Saat sedang menonton, tiba-tiba Dominggus melihat pelaku RF memukul korban dengan kayu di kepala sehingga korban lalu berusaha melarikan diri.
Pada saat korban berusaha melarikan diri, pelaku lain RM mengejar korban dan membacok korban dari belakang menggunakan parang di kepala korban sebanyak satu kali.
Pelaku RJ yang pada saat itu ada diatas kuda langsung turun dari kuda dan ikut memukul korban menggunakan lembing yang dipegang di bagian kepala mengakibatkan korban terjatuh.
Pada saat kejadian, Dominggus Gheru Kaka sempat teriak dan melarang para pelaku, namun para pelaku tidak menghiraukan dan tetap membacok dan memukul korban.
Setelah menyerang dan membunuh korban, para pelaku langsung melarikan diri.
Baca Juga:Sedangkan Dominggus langsung pulang ke kampung Kalembu Bendu, Desa Kalembu Bendu, Kec. Kodi Utara menumpang ojek.
Kapolsek bersama anggota menuju dan mengamankan TKP menunggu Sat.Reskrim dan tim Medis untuk melakukan visum.
Aksi tersebut diduga dipicu dendam lama antara kampung Lenang dengan Kampung Watukahale.
Pada tahun 2023 yang lalu, terjadi penyerangan dan pembakaran rumah yang dilakukan oleh para lelaku dari Kampung Lenang terhadap korban dan keluarganya dari Kampung Watukahale.
Baca Juga:Hal ini dipicu aksi penganiayaan dan pencurian seng pada lapak jualan di pasar Kori.
Lokasi tersebut setiap hari Rabu dan Sabtu sore dijadikan sebagai lokasi latihan pasola.
Polsek bersama pihak kecamatan dan desa serta Rato Marapu telah berulang kali menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan latihan pasola karena mengganggu situasi Kamtibmas.
Tiga Bocah di Sumba Barat Daya Hilang Tersapu Ombak Saat Nonton Kapal Karam, Dua Ditemukan Meninggal Dunia
Mati Mesin, KM Abadi Jaya-A1 Kandas di Perairan Sumba Barat Daya
Awal Tahun di Sumba Barat Daya Diwarnai Pembunuhan dan Pembakaean Rumah dan Sepeda Motor
Sumba Barat Daya dan Sabu Raijua, Daerah dengan IPM Terendah di NTT
Warga Sumba Barat Daya Tewas Disambar Petir