Bejat! Pria di Kupang-NTT Cabuli Lima Keponakannya
Imanuel Lodja - Jumat, 09 Mei 2025 13:51 WIB
net
Ilustrasi.
Selain itu, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) juga sering terjadi hingga memakan korban jiwa.
Baca Juga:
"Kami juga sering tangani kasus KDRT dan banyak juga kasus perempuan terdampak," terang Itha.
UPTD PPA NTT memiliki inovasi pemulihan ekonomi bagi para korban KDRT.
Para korban diberikan modal usaha Rp 250.000 untuk membuat usaha seperti jualan sayur, kue, salome dan nasi bungkus.
Dana itu diperoleh langsung dari pemerhati perempuan.
"Tahun 2024 itu sudah 12 orang yang dapat modal usaha, sedangkan tahun ini sudah delapan orang. Walaupun nominal modalnya sangat kecil, tetapi sangat membantu," tandasnya.
Editor
: Arie
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ditpolairud Polda NTT Salurkan Tujuh Ton Bantuan Air Bersih Bagi Warga Reok-Manggarai
Relawan Meninggal Dunia Saat Antar Bantuan Kemanusiaan ke Lokasi Gempa di Manggarai Timur
Kapolda NTT Bantu Bangun Kembali Masjid Di Mbay-Nagekeo Pasca Gempa
Umat Muslim Polresta Kupang Kota Doakan Korban Gempa Flores
Akses Terbatas, Warga Korban Gempa di Pulau Palu'e-Sikka Dievakuasi Pakai Helikopter
Pohon Tumbang di Depan Sekolah di Kupang Nyaris 'Makan Korban'
Komentar