Minggu, 01 Maret 2026

Anak Durhaka! Tega Bunuh Ibu Kandung Gegara Kesal Sering Dimarahi

Arie - Kamis, 04 April 2024 08:00 WIB
Anak Durhaka! Tega Bunuh Ibu Kandung Gegara Kesal Sering Dimarahi
suara.com
Anak Durhaka! Tega Bunuh Ibu Kandung Gegara Kesal Sering Dimarahi

digtara.com - Seorang anak bernama Wen Pratama (34) membunuh ibunya Megawati (56) di Jalan Tuba III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan. Jasad korban dikubur di belakang rumahnya.

Baca Juga:

Kepala Lingkungan XIII, Maisal Putra menjelaskan, kasus ini pertama kali diketahui oleh pihak keluarga, Rabu (3/4/2024).

"Sekitar pukul 01.00 WIB saya dikabari keponakan pelaku, langsung mendatangi lokasi. Di situ kami lihat warga telah mengamankan pelaku," katanya kepada SuaraSumut.id.

Maisal menjelaskan dari pengakuan pelaku terungkap kalau pembunuhan terjadi pada Senin 1 April 2024.

"Dia melakukannya (pembunuhan) saat orang tuanya pulang kerja, masuk ke dalam rumah langsung dihajar pakai tangan," ujarnya.

Dalam kondisi terkapar tak berdaya, pelaku kemudian mengambil pisau dan menggorok leher ibunya tersebut.

"Dilihatnya masih ada pergerakan (korban), dia (pelaku) lihat ada pisau di kulkas, disayat pakai pisau, masih bergerak juga, disayat nadinya," ungkapnya.

Setelah memastikan sang ibu meninggal, pelaku dengan santai meminjam cangkul pekerja bangunan.

"Setelah dilihatnya tidak bergerak, diseretnya ke belakang rumah. Dia meminjam cangkul untuk menggali kuburan," jelasnya.

Saat ditanya pelaku mengaku membunuh ibunya karena kesal sering dimarahi. Ia juga mengaku tidak menyesal menghabisi nyawa sang ibu.

"Sempat saya tanya, dia bilang merasa kesal, saya udah kesal, gak ada kasihan," jelasnya.

Di dalam rumah tersebut, korban tinggal bersama dua orang anaknya, salah satunya pelaku.

"Suami korban sudah meninggal, anaknya ada empat. Pelaku ini anak nomor satu, adik-adiknya yang lain ada tinggal di Batam," cetusnya.

Dirinya mengatakan bawhwa pelaku merupakan pecandu narkoba jenis sabu-sabu dan kerap meresahkan warga sekitar.

"Di sini agak mengesalkan bagi masyarakat kita, dia tidak mengganggu, cuma dia jangan ditegur, marah," ucapnya.

Pelaku sempat tinggal di Batam bersama anak dan istrinya. Namun, pelaku kembali ke rumah ibunya dengan membawa anaknya yang berusia 4 tahun.

"Dari sebelum menikah dia udah pemakai," tukasnya.

Kapolsek Medan Area Kompol Hendrik F Aritonang mengatakan pihaknya telah mengamankan pelaku.

"Pelaku sudah diamankan dan sedang dilakukan pendalaman," katanya singkat.

Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

100 Hari Kerja Polrestabes Medan, 526 Kasus Narkoba Diungkap dan 718 Tersangka Diamankan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

H. Muhammad Husni Wafat, Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI Tutup Usia di Medan

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

5 Rekomendasi Tempat Nongkrong di Kota Medan Update Februari 2026, Dari Yang Bergaya Eropa hingga Indonesia Timur

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Andar Amin Harahap Resmi Pimpin Golkar Sumut Periode 2025–2030, Terpilih Aklamasi di Musda XI

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Remaja Asal NTT Jadi Korban TPPO di Medan, Lima Bulan Bekerja Tanpa Upah dan Alami Kekerasan

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Petani Kota Medan Terima Bantuan Alsintan, Benih Padi, dan Sembako, Ini Kata Wakil Wali Kota Zakiyuddin

Komentar
Berita Terbaru