Berpura-pura Jadi Polisi, Tiga Pria di Lembata-NTT Cabuli Sejumlah Warga
Lion pun datang menghampiri Goris dan Wai. Mereka menyuruh korban dan rekannya GY naik ke atas jalan dituntun para pelaku.
Baca Juga:
Goris mengancam GY agar mengurus damai atau dilaporkan ke polisi. Sementara Lion berpura-pura menelpon polisi. Padahal Lion menelepon rekannya bernama Om No. Om No pun meminta Lion menahan korban dan rekannya.
GY yang takut meminta agar diurus secara damai. Goris meminta uang Rp 4 juta dan menyuruh GY pergi mencari uang.
Lion menarik korban. Karena takut maka korban pun pasrah. Lion menarik korban ke lokasi yang ada pondok yang biasa dipakai para tersangka untuk menyetubuhi para korban lain.
Lion dan korban sempat dua kali memanjat pagar bandara diikuti Goris dan Wai.
Dalam perjalanan, Lion mengancam jika pacar korban (GY) tidak membawa uang Rp 4 juta maka korban dipaksa harus melayani Lion cs.
Korban yang ketakutan hanya bisa menangis sambil memohon agar para pelaku tidak melakukan aksinya tersebut.
Lion tetap menarik paksa korban ke pondok. Di pondok tersebut sudah menunggu Goris dan Wai.
Lion langsung mengancam dan memaksa korban agar melayani mereka dan mengancam jika korban menolak maka akan dilaporkan ke polisi.
Karena takut maka korban pun terpaksa melayani nafsu bejat ketiga pelaku secara bergiliran dimulai dari Lion kemudian Goris dan terakhir korban disetubuhi oleh Wai.
Satu pekan pasca kejadian ini atau pada Senin (23/10/2023), ketiga tersangka kembali beraksi.
Saat itulah polisi membekuk ketiganya karena korban RSA sudah melaporkan kasus ini ke Polres Lembata.
Tersangka Kasus Pencabulan Terhadap Anak Diserahkan Polsek Kota Raja ke Kejaksaan
Pelaku Pencurian Berantai di Manggarai Barat Dibekuk Polisi
Operasional SPBU di Rote Ndao Terbatas dan Sempat Lumpuh
Waktu Pengisian BBM Di SPBU Rote Ndao Dibatasi, Antrian Kendaraan Mengular
Mesin Kapal KMP Putra Lelaona Rusak Saat Berlayar, KP Timor 3016 Bantu Evakuasi Puluhan Peziarah