Selasa, 23 Juni 2026

Ancam dan Coba Perkosa Dokter di Rote Ndao, Peter Terancam 9 Tahun Penjara

Imanuel Lodja - Minggu, 10 Oktober 2021 02:03 WIB
Ancam dan Coba Perkosa Dokter di Rote Ndao, Peter Terancam 9 Tahun Penjara

digtara.com – Peter Muskanan (26), warga Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao, tersangka kasus cabul terhadap dokter sudah dibawa ke Rote Ndao.

Baca Juga:

“Tersangka sudah dibawa ke Rote Ndao dan ditahan di Rutan Polres Rote Ndao pasca diperiksa,” ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, S Sos, Minggu (10/10/2021).

Tersangka ditahan sejak Sabtu (9/10/2021) hingga 20 hari kedepan sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

Polisi menjerat tersangka dengan sejumlah pasal yakni pasal 289 subs pasal 286 Jo pasal 53 ayat (1) lebih subs pasal 351 ayat 1 KUHP.
“Ancaman pidana untuk pasal 289 selama 9 tahun,” ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao.

Peter ditangkap di pelabuhan Hansisi, Desa Inisiasi, Kecamatan Semau Utara, Pulau Semau, Kabupaten Kupang saat ia mengantar keluarganya.

Penangkapan dilakukan Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Jems Mbau, SSos bersama Bripka Andri pah dibantu anggota Polsek Semau, Bripka Charles Neno dan dua anggota lainnya.

Peristiwa 5 Bulan Lalu

Peter Muskanan merupakan pelaku kasus cabul dan percobaan pemerkosaan terhadap dokter LB (26) lima bulan lalu atau pada awal Juni 2021.

Peristiwa itu terjadi di rumah dinas dokter Puskesmas Feapopi, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao.

Pasca mencabuli korban dokter, pelaku sempat bersembunyi di hutan sekitar PLTU Rote Tengah selama 1 minggu.

“Kemudian pelaku berangkat ke Kupang dengan kapal feri langsung ke Pulau Semau di Kaun Desa hanisisi kecamatan Semau Utara kabupaten Kupang,” ujar Kasat Reskrim Polres Rote Ndao.

Pasca ditangkap di Pulau Semau, pelaku diamankan dan dibawa ke Mako Polres Rote Ndao untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Aksi percobaan pemerkosaan terjadi di Rote Ndao, NTT.

Dokter Jaga Sedang Tidur

Seorang dokter yang bertugas disana nyaris diperkosa orang tak dikenal (OTK) saat sedang tidur pada Minggu (6/6/2021) subuh sekitar pukul 02.00 Wita.

Saat itu korban, sedang tidur pulas di rumah dinas dokter di lingkungan Namodale, Kelurahan Onatali, Kecamatan Rote Tengah, Kabupaten Rote Ndao.

Pelaku masuk melalui jendela yang dibuka paksa.
Dengan membawa senjata tajam, pelaku menuju kamar sang dokter muda yang sedang tidur itu.

Setibanya di kamar, pelaku langsung menjepit kedua kaki korban dengan kedua kakinya. Sang dokter pun bangun dan terkejut.

Namun di saat yang sama, pelaku yang menutupi wajahnya, dalam suasana gelap itu mengancam membunuh dokter tersebut dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Pelaku langsung mencabuli korban dengan meraba tubuh korban dan bagian sensitif. Korban yang kaget mencoba berteriak minta tolong.

Karena teriakan dokter tersebut, pelaku kalap lalu memegang kepala korban dan membenturkannya ke tembok beberapa kali.

Setelah itu ia langsung melarikan diri meninggalkan korban.

Korban pun kembali berteriak minta tolong dan beberapa saat kemudian datang beberapa warga sekitar ke rumah dinas dokter tersebut.

Korban dokter membuat laporan polisi ke Polsek Rote Tengah, Polres Rote Ndao.

Laporan kasus pencabulan ini tertuang dalam laporan polisi nomor LP/06/VI/ 2021/Sek Roteng tanggal 6 Juni 2021.

Pasca kejadian, polisi sudah mendatangi lokasi kejadian dan memeriksa saksi-saksi serta melakukan visum terhadap korban.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao

Terapi USEFT Polres Rote Ndao Menyasar Tahanan dan Warga Binaan di Lapas Rote Ndao

Bansos Serentak Polres Rote Ndao Sasar Tujuh Titik Layanan

Bansos Serentak Polres Rote Ndao Sasar Tujuh Titik Layanan

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Polisi di Selatan NKRI Sisihkan Gaji dan Remunerasi Untuk Bantu Warga Kurang Mampu

Tanah Warisan dan Dendam Pribadi Jadi Alasan Lima Pria di Rote Ndao Aniaya Rekannya Hingga Jenazah Dibuang ke Laut

Tanah Warisan dan Dendam Pribadi Jadi Alasan Lima Pria di Rote Ndao Aniaya Rekannya Hingga Jenazah Dibuang ke Laut

Diback Up Resmob Polda NTT, Polres Rote Ndao Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Soal Temuan Mayat di Hutan Mangrove

Diback Up Resmob Polda NTT, Polres Rote Ndao Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana Soal Temuan Mayat di Hutan Mangrove

Kapolres Rote Ndao Anjangsana ke Sejumlah Purnawirawan dan Warakawuri

Kapolres Rote Ndao Anjangsana ke Sejumlah Purnawirawan dan Warakawuri

Komentar
Berita Terbaru