Selasa, 14 April 2026

Kemah Hari Bumi Komantab Gagas Belasan Poin Soal Penyelamatan Lingkungan

Redaksi - Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
Kemah Hari Bumi Komantab Gagas Belasan Poin Soal Penyelamatan Lingkungan

digtara.com | SIBOLGA – Pelaksanaan Kemah Hari Bumi sebagai peringatan Hari Bumi yang dihelat Komunitas Menjaga Pantai Barat (Komantab) menelurkan belasan poin gagasan aksi penyelamatan lingkungan.

Baca Juga:

Gagasan tersebut tercetus dalam diskusi grup yang digelar di pulau Poncan dimana Kemah Hari Bumi dilaksanakan, Sabtu (27/4/2019) malam.

“Beberapa gagasan menyimpulkan konklusi kerusakan lingkungan yang semakin parah di pantai barat Sumut, terutama di Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah,” kata ketua panitia Kemah Hari Bumi, Harry Fauzan kepada wartawan.

Dikatakan Fauzan, diskusi grup yang dilaksanakan menjadi satu item penting dalam pelaksanaan Kemah Hari Bumi yang dilaksanakan Komantab pada peringatan Hari Bumi tahun ini.

“Diskusi soal lingkungan dengan menyertakan lintas komunitas dan profesi memang sesuatu yang harus dilakukan, diskusi akan mengungkap berbagai persoalan maupun testimoni dari berbagai peserta tentang masalah-masalah lingkungan,” katanya.

Kordinator Komantab, Maecenas Doni menambahkan, belasan poin gagasan tersebut diantaranya, kampanye stop pembuangan sampah yang harus dilakukan secara konsisten.

Berlanjut, gagasan mendorong lintas pihak baik pemerintah daerah, masyarakat termasuk perusahaan dan usaha perorangan agar berkomitmen mengelola dan memanajemen sampah dan limbah.

“Ada juga poin agar mengkampanyekan penghentian pengerukan perbukitan di Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah, gagasan perda lingkungan, bahkan ada juga yang mengusulkan gagasan observasi ke masyarakat untuk mengetahui mengapa masih membuang sampah sembarangan,” kata Doni.

Peletakan Artificial Reef

Doni menyebut, Kemah Hari Bumi yang digelar Komantab akan berlanjut hingga Sabtu (28/4/2019). Kegiatan akan diisi dengan aksi bersih pantai dan peletakan Artificial Reef (Terumbu Karang Buatan)

“Ada 10 unit terumbu buatan dan rumah ikan yang akan diletakkan di perairan Pulau Poncan. Ke depan kita berharap 10 unit terumbu buatan ini akan tumbuh dengan baik dan bertambah jumlahnya dengan berbagai bentuk yang selain menjadi upaya rehabilitasi karang juga upaya menciptakan jenis kegiatan wisata bahari baru di Kota Sibolga yaitu snorkeling dan scuba diving,” urai Doni.

Doni menegaskan, Kemah Hari Bumi menjadi salah satu kegiatan Komunitas Menjaga Pantai Barat dalam komitmennya menjaga kelestarian lingkungan terutama di Pantai Barat Sumatera Utara.

“Masih begitu banyak agenda sebagai bagian kampanye penyelamatan lingkungan di Sibolga dan Tapanuli Tengah yang akan digagas komunitas. Tentu kita akan sangat mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak,” tutupnya.

Pengenalan Selam dan Snorkling Mendapat Antusias Tinggi

Pengenalan Selam (Try Scuba Diving) dan Snorkling di Kemah Hari Bumi Komantab di Pulau Poncan mendapat antusias tinggi dari puluhan peserta yang hadir.

Materi Pengenalan Selam dan snorkling berlanjut praktik singkat dibawa sejumlah pemateri profesional dan bersertifikat. Diantaranya Maecenas Doni, Rahman Maulana Harahap dan Bastian.

Dia menyebut, antusias para peserta untuk mengetahui teknik-teknik dasar menyelam dan snorkling akan menjadi stimulus membumikan olahraga air khususnya selam dan snorkling untuk menumbuhkan kecintaan para peserta terhadap habitat bawah laut.

“Karena materi pengenalan selam yang kita beri juga menyisipkan pesan lingkungan, misalnya agar berhati-hati ketika melakukan penyelaman, tidak merusak terumbu karang,” kata Doni.

[REL/AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru