Kamis, 12 Maret 2026

Millennial Harus Mampu Jadi Agen Perubah, Inovator dan Promotor Bangsa

- Minggu, 02 Februari 2020 14:44 WIB
Millennial Harus Mampu Jadi Agen Perubah, Inovator dan Promotor Bangsa

digtara.com | JAKARTA – Sejarah telah mencatat jika generasi muda menjadi peran penting dalam meraih kemerdakaan bangsa Indonesia. Pemuda juga merupakan sebagai generasi yang membawa agen perubahan menuju kemajuan bangsa.

Baca Juga:

Hal itu disampaikan Ketua Generasi Muda  FKPPI), Satria M Adipratama, saat berbincang ringan bersama sama awak media.

Dimana menurutnya para pemuda saat ini (millennial) harus menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai luhur kebangsaan. Generasi yangymenghormati jasa para pahlawan yang sudah berjuang memberikan kemerdekaan.

Namun sebagai agent of change, inovator, dan promoter bangsa, millennial diharapkan mampu menunjukkan “taringnya” dalam menciptakan perubahan di Indonesia.

Satria memaparkan jika 50 persen penduduk usia produktif saat ini berasal dari generasi millennial. Jumlah itu akan terus meningkat pada 2020 hingga 2030 nanti dan akan naik hingga 70 persen.

“Indonesia ini berada di garis equator bumi. Artinya Indonesia merupakan negara yang sangat subur di banding begara yang jauh dari garis equator. Oleh karenanya banyak negara lain yang ingin merebut Indonesia. Karena sumber daya alamnya yang berlimpah, dan generasi millennial harus peka terhadap ancaman ini. Generasi millennial nantinya juga akan menjadi garda terdepan 20 atau 30 tahun mendatang,” ungkap Satria.

Diungkapkan lagi oleh Satria bahwa generasi millennial Indonesia harus cerdas dan menjadi agen perubahan yang menyampaikan Nasionalisme bangsa dan menanamkan nilai luhur perjuangan para pahlawan kemerdekaan.

“Indonesia ini ibarat wanita cantik , siapa saja ingin merebut dan memiliki , nah jika kita sebagai generasi muda tidak siap terhadap ancaman itu kita rela akan dijajah kembali, cara menjajah saat ini berbeda dengan menjajah beberapa abad lalu, kita dijajah secara ekonomi , ketahanan pangan dan data,” jelas Satria.

Menurut Satria, Indonesia disatukan oleh perbedaan, bukan menyatukan perbedaan. Artinya berbagai suku dan budaya yang ada ingin menyatu bersama di NKRI hingga lahirlah kemerdekaan Indonesia.

“Negara yang kuat bukan negara yang kuat alustita dan militernya, tapi negara yang kuat ekonomi dan berlimpahnya sumber daya pangan. Jika kita lapar sangat mudah negara asing ingin merebut kedaulatan NKRI. Salah satu caranya mereka menyebarkan paham radikalisme yang memecah belah persatuan,” ucap Satria.

ERA DISRUPSI

Ancaman lainya di era disrupsi ini bagi generasi millennial adalah data dan melupakan nilai Pancasila dan Dasar Negara yang menjadi pondasi ideologi bangsa ini.

“Sektor pendidikan hal penting, untuk membangkitkan jiwa nasionalisme generasi millennial, saya prihatin jika anak sekarang tidak hafal pancasila dan UUD 1945,” cetus Satria.

Menurutnya ada berbagai cara agar bisa mengkoneksikan nilai Pancasila kepada generasi millennial lewat musik dan olah raga ataupun kegemaran lainnya.

“Olah raga nomor satu yang digemari anak muda, selanjutnya musik dan mengikuti lainnya ada game, seni tari dan lainnya. Nah lewat hal itu kita bisa sisipi nilai luhur Pancasila dan jiwa nasionalisme agar terus melekat di hati mereka tentang arti perjuangan dan kemerdekaan Indonesia,” tutup Satria.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru