Kamis, 12 Maret 2026

PB Djarum Eksploitasi Anak, Tudingan KPAI Itu Sangat Keliru Kata Ryan Juskal

- Selasa, 10 September 2019 00:18 WIB
PB Djarum Eksploitasi Anak, Tudingan KPAI Itu Sangat Keliru Kata Ryan Juskal

Digtara.com | MEDAN – Terkait tudingan KPAI PB Jarum mengekploitasi anak-anak sehingga mundurnya PB Djarum dari pencarian bakat bulutangkis Indonesia. Hal tersebut sangat keliru. KPAI harus melihat secara bijaksana dan objektif terkait peran PB Djarum selama ini terhadap pengembangan bakat pemain bulutangkis Indonesia. Demikian dikatakan Presidium Medan Jurnalis Club, Ryan Juskal.

Baca Juga:

“Tudingan KPAI itu sangat keliru. Kami menilai PB Djarum itu punya komitmen untuk memajukan bulutangkis, yang jelas adalah olahraga kebanggaan bangsa ini,” ujar Ryan Juskal didampingi Presidium Medan Jurnalis Club, Muhammad Asril.

Harusnya, KPAI tahu ke mana fokus mereka ketika berbicara eksploitas anak. KPAI diminta menyikapi data Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita soal gepeng Dan anak jalanan.

“Mereka (KPAI) terkesan tutup mata, Mensos bilang ada 77.500 gepeng yang dikoordinir mafia. Dalam jumlah itu hampir setengahnya melibatkan anak-anak,” urai Ryan.

Dirinya menggarisbawahi fakta tentang eksploitasi anak di jalan raya. “Seperti di Medan, hampir di tiap persimpangan traffic light banyak anak jalanan yang dikoordinir mafia. Ke mana KPAI menyikapi ini,” ungkapnya.

Dia menambahkan KPAI harusnya membuka mata, akan realita saat itu. Ryan menganggap penilaian KPAI soal eksploitasi PB Djarum bisa membahayakan pembinaan bulutangkis di Indonesia.

“Bicara hak anak silakan saja. Tapi kajian KPAI harus jelas. Buka mata selebar-lebarnya. Mana fokus yang harus ditindak. Ini KPAI seakan-akan tak dapat melihat ‘gajah di depan mata namu mencari-cari semut di tengah lautan’. Tentu hal ini sangat keliru,” tambahnya.[rel]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru