Kamis, 12 Maret 2026

Siswa Nggak Punya SIM, Sepeda Motor Dilarang Masuk Kawasan Sekolah

Imanuel Lodja - Rabu, 04 September 2019 08:04 WIB
Siswa Nggak Punya SIM, Sepeda Motor Dilarang Masuk Kawasan Sekolah

Digtara.com | KUPANG – Waka Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), Brigjen Pol Drs Johanis Asadoma, M.Hum melakukan safari keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di sejumlah sekolah di Kota Kupang.

Baca Juga:

Jenderal bintang satu ini melakukan safari Kamtibmas di SMAN 8 Kota Kupang dihadiri Kapolsek Alak, Kompol I Gede Sucitra, SH. Di sekolah yang terletak di Kelurahan Penkase Oeleta Kecamatan Alak Kota Kupang Provinsi NTT ini, Waka Polda NTT memimpin apel pagi yang mengusung tema ‘disiplin dalam dunia pendidikan merupakan wujud nyata pembentukan karakter anak bangsa’.

Dalam pesan Kamtibmasnya, Waka Polda NTT mengaku kalau safari Kamtibmas merupakan program polisi mengunjungi kelompok masyarakat untuk menyampaikan pesan Kamtibmas dan mendekatkan polisi dengan masyarakat karena polisi harus selalu dekat dengan masyarakat sehingga polisi jangan dilihat sebagai sosok angker yang ditakuti.

Sebagai warga negara yang baik, Waka Polda NTT mengingatkan bahwa setiap warga negara harus patuh terhadap hukum karena hukum ada agar ada ketertiban dan keamanan di masyarakat.

Taat hukum juga diikuti sikap taat berkendaraan. Pengendara kendaraan wajib memiliki SIM dan memakai helm serta kendaraan pun harus lengkap.

“Jika (siswa) tidak punya SIM maka ketrampilannya diragukan dan membahayakan diri serta orang lain,” tandas mantan Waka Polda Sulawesi Utara ini.

Bagi siswa yang belum memiliki SIM wajib mengurus SIM jika sudah mencapai usia sesuai ketentuan yang ada. Para guru pun harus bertanggungjawab.

“(Pengendara) tidak punya SIM maka sepeda motor tidak boleh masuk ke sekolah. (Siswa) harus belajar tertib dan patuh hukum sebagai kunci keberhasilan,” ingat Waka Polda NTT.
Kepada 898 orang siswa SMA negeri 8 Kota Kupang, Waka Polda NTT pun mengingatkan agar siswa menghindari konsumsi minuman keras karena minuman keras adalah sumber masalah.

Selain itu, siswa juga harus menghindari tawuran antar sekolah. “Kalau (siswa) sudah bermusuhan dengan orang maka akan selalu takut dan kuatir. Kemana-mana pasti kalian tidak aman,” tegas Waka Polda NTT.

Apabila ada masalah yang melibatkan siswa maka harus dilaporkan ke aparat kepolisian dan bukan diselesaikan sendiri. “Jika ada masalah laporkan ke polisi. Siswa konsentrasi untuk belajar dan bukan melakukan tawuran,” ujar Waka Polda NTT.

Waka Polda NTT juga memotivasi para siswa supaya rajin belajar dan berprestasi dalam berbagai bidang. Waka Polda NTT pun menguji kemampuan siswa SMA negeri 8 Kupang dengan membuat lomba pidato berbahasa Inggris.

Ada 8 orang siswa yang maju menyampaikan pidato nya namun semua gagal berpidato karena gugup dan tidak menguasai materi pidata yang hendak disampaikan.

Kepala sekolah SMAN 8 Kupang, Haris Akbar, SPd mengaku kalau kehadiran Waka Polda NTT menjadi motivasi bagi siswa disekolahnya.

Ia berharap makin banyak kunjungan dan safari Kamtibmas ke sekolahnya agar siswa pun taat dan patuh berlalu lintas serta paham terhadap aturan-aturan yang ada.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Imanuel Lodja
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru