Jumat, 13 Maret 2026

Peradi Terima Banyak Laporan Perempuan Lansia Jadi Korban Hipnotis di Medan

Redaksi - Jumat, 02 Agustus 2019 15:50 WIB
Peradi Terima Banyak Laporan Perempuan Lansia Jadi Korban Hipnotis di Medan

digtara.com | MEDAN – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) menerima setidaknya tiga laporan kasus pencurian bermodus hipnotis yang dialami perempuan lansia di Kota Medan.

Baca Juga:

Laporan tersebut atas korban berinisial AS (73), TG (69) dan RS (69). Peradi meyakini, jumlah korban akibat aksi pencurian bermodus hipnotis ini, jauh lebih banyak ketimbang laporan yang mereka terima. Namun banyak korban yang memilih tak melapor.

“Mereka datang mengadu kepada kami mengenai kejadian yang dialaminya dan mengenai laporan mereka ke Polisi,”ujar Rumintan Naibaho, Anggota Pusat Bantuan Hukum Peradi Kota Medan, Jumat (2/8/2019).

Rumintan menjelaskan, ketiga wanita tersebut menjadi korban hipnotis pada Januari, Maret dan Juni 2019. Akibat tindak kejahatan ini mereka kehilangan uang senilai total mencapai Rp400 juta.

Berdasarkan keterangan para korban, lanjut Rumintan, para pelaku terdiri dari tiga laki-laki dan satu orang perempuan. Sedangkan modus kejahatan mereka adalah mengiming-imingi korban dengan keuntungan penukaran uang dolar.

Setelah mendatangi korban, pelaku mengajak masuk ke dalam mobil dan di situlah korbannya diiming-imingi. Kemudian korban dibawa ke bank dan meminta pencarian uang, baik dalam bentuk tabungan maupun deposito, milik korban.

Korban AS misalnya. Ia diminta pelaku menarik uang tabungan sebesar Rp40 juta dan deposito Rp210 juta serta Rp75 juta pada bank yang berbeda.

Terkait dengan pengaduan para korban ke PBH Peradi Medan, dia berujar pihaknya akan menindaklanjuti ke institusi kepolisian. Terutama ke kantor polisi di mana mereka melapor, termasuk ke Mapolrestabes Medan.

Peradi Medan akan bertanya sudah sejauh mana proses pengusutan atas laporan yang sudah disampaikan para korban ke polisi. Tindaklanjut ini dilakukan Peradi Medan supaya semua pelaku dapat ditangkap.

Terlebih, mereka meyakini sudah banyak wanita yang menjadi korban meski hanya sedikit yang melapor. Karena itu mereka ingin mendengar langsung dari pihak kepolisian dan ingin membantu memberikan masukan.

[AS]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Kejati NTT Tahan Lima Tersangka Kasus Korupsi Persemaian Modern di Labuan Bajo

Komentar
Berita Terbaru