Sugiat Santoso : Saya Minta Maaf Karena Salah Menilai Polisi

Digtara.com | MEDAN – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut Sugiat Santoso meminta maaf secara terbuka karena telah salah menilai institusi kepolisian selama ini.
Baca Juga:
- Tok! Kementerian Haji dan Umrah Disahkan oleh DPR, Menteri Baru Segera Dilantik
- Mantapkan Langkah Kepemimpinan, Calon Pengurus PW Ansor Jawa Tengah Periode 2025-2029 Ikuti Retreat di Bukit Senjaya Selo Boyolali
- Nasib Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Aktivis Kena OTT KPK, Minta Amnesti Kini Dipecat Presiden Prabowo
“Saya mohon maaf, karena penilaian saya salah selama ini. Pak Kapolda, Wakapolda, Kapolrestabes, mereka semuanya baik,” katanya.
Ia menjelaskan, sebelum lebaran, dirinya bertemu dengan pimpinan Polda dan Polrestabes Medan untuk meminta penangguhan penahanan terhadap aktifis gerakan yang ditahan atas dugaan kasus IT dan makar. Ternyata prosesnya mudah dan tidak berbelit belit.
“Mereka tanpa basa basi terus memberikan, mereka orang baik, saya salah selama ini,” ucap Sugiat.
Ketua KNPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan. Sekarang ini tidak ada 01 atau 02 (Jokowi-Prabowo), yang ada itu perdamaian.
Selain itu, Sugiat juga meminta semua pihak untuk menerima putusan Mahkamah Konstitusi.
“Apapun putusan MK itulah yang terbaik, mari kita terima dan kawal,” pintanya.
Sugiat menyampaikan musuh utama saat ini bukanlah politik Pilpres melainkan narkoba yang merusak generasi bangsa.
Aktivis dari Teknik USU ini juga dengan tegas menyatakan sikap bahwa KNPI Sumut tidak akan membiarkan perpecahan di Sumut. “Demokrasi dengan perpecahan tidak baik, tapi dengan perdamaian demokrasi akan indah,” ujarnya.
KNPI Sumut menggelar halal bihalal dan rekonsiliasi damai tokoh masyarakat sumut di gedung MICC jalan Ringroad Medan yang dihadiri oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, Wakapolda Brigjen Pol Mardiaz Kusin, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto, pejabat utama, tokoh agama dan pemuda. (Put).

Tok! Kementerian Haji dan Umrah Disahkan oleh DPR, Menteri Baru Segera Dilantik

Mantapkan Langkah Kepemimpinan, Calon Pengurus PW Ansor Jawa Tengah Periode 2025-2029 Ikuti Retreat di Bukit Senjaya Selo Boyolali

Nasib Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dari Aktivis Kena OTT KPK, Minta Amnesti Kini Dipecat Presiden Prabowo

Dari Kandungan hingga Mandiri: PCO Paparkan Lima Program Terpadu Presiden Prabowo di Kongres Diaspora Indonesia

Kapolri Mutasi 61 Pati Termasuk 7 Kapolda, Ini Daftarnya
