Cegah Tragedi KM Sinar Bangun, Ini Yang Dilakukan Pemerintah di Danau Toba
digtara.com | MEDAN – Pemerintah melalui Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi kembali terjadinya insiden kapal tenggelam di perairan Danau Toba saat musim mudik lebaran, seperti yang dialami Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, pada 18 Juni 2018 lalu.
Baca Juga:
Direktur Utama BPODT, Arie Prasetyo mengatakan, pihaknya bersama sejumlah pihak sudah melakukan kesiapan pelayanan libur Lebaran 2019. Diantaranya yang dilakukan bersama Pengelolaan Transportasi Darat Sumatera Utara (BPTDSU), yakni melakukan pengecekan dan perbaikan alat komunikasi pelayaran (repeater) milik Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang ada di Danau Toba. Yakni di Pelabuhan Tigaras, Simanindo, Ajibata, Ambarita, dan Tower RRI di Kabupaten Samosir.
“Kita juga telah melaksanakan rampchek dari 30 April hingga 3 Mei 2019 oleh Tim Direktorat Transportasi SDP Perhubungan Darat Kemenhub didampingi oleh BPTDSU. Hal ini kita lakukan bersama untuk mencegah hal tidak diinginkan saat liburan Lebaran nantinya,” kata Arie di Medan, Senin (27/5/2019).
Pemeriksaan dan pengecekan juga dilakukan kepada kapal motor penyeberangan (KMP) yang dikelola oleh perorangan atau masyarakat dan jumlahnya mencapai 60 persen. Semua KMP dicek ulang, dokumen-dokumen administrasi pelayaran diperbaiki.
Prediksi puncak arus mudik menuju Kabupaten Samosir pada 28 Mei 2019. Sementara itu, puncak arus balik dari daerah yang sama diperkirakan 9 Juni. Kemenhub juga menyiapkan KMP sebanyak lima unit.
Kelima KMP itu, antara lain KMP Tao Toba I dengan rute Ajibata-Tomok sebanyak lima perjalanan selama libur Lebaran, KMP Tao Toba II rute Ajibata-Tomok lima trip, KMP Ihan Batak rute Ajibata-Ambarita enam trip, KMP Sumut I rute Tigaras-Simanindo Rute Tigaras-Simando tujuh trip, dan KMP Sumut II dengan rute yang sama tujuh trip.
“Itu semua ada penambahan frekuensi pengangkutan penumpang untuk penyeberangan di Danau Toba selama liburan Lebaran ini,” kata Arie.
Selama liburan Lebaran, katanya, Basarnas akan berpatroli di kawasan danau vulkanis itu seperti di Tomok, Ajibata, Tigaraja, dan Pantai bebas. Patroli untuk mengawasi pengangkutan penumpang dan mencegah kapal berlayar dengan kondisi kelebihan kapasitas.
[AS]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur