TNI Sita 10 Senpi Sisa Konflik Ambon

digtara.com | AMBON – Prajurit TNI dari Satuan Tugas Yonif 731/Kabaresi berhasil menyita sebanyak 10 pucuk senjata api berbagai jenis. Senjata-senjata itu disinyalir merupakan sisa konflik sosial berlatarbelakang SARA yang terjadi di Ambon pada akhir dekade 90 lalu.
Baca Juga:
Danki Satgas SSK-IV Yonif 731/Kabaresi, Lettu INF Vicodey B Andries, mengatakan senjata-senjata itu diamankan dari tangan warga Kota Ambon dalam sepekan terakhir. Adapun jenis senpi yang disita itu diantaranya empat senjata organik dan enam senjata rakitan berlaras panjang dan pendek.
“Senjata ini diduga telah digunakan pada saat konflik sosial di Ambon tahun 1999 silam,” Jelasnya.
Empat senjata organik yang diamankan itu diketahui buatan Amerika. Diantaranya, laras panjang standart pabrikan jenis SKS Kaliber 7.62, senjata laras panjang standart pabrikan jenis JUNGLE CARBINE Kaliber 7.62, senjata laras panjang standart jenis winchester M-70 Kaliber 7.62 mm, dan laras panjang standrt jenis tomsong kaliber 9 no jat 301469 Kaliber 4.45 ACP (11 mm).
“Empat senjata buatan Amerika dan lima senjata rakitan laras panjang serta satu rakitan laras pendek ini, diserahkan langsung oleh warga Kota Ambon yang merasa sudah tidak nyaman lagi menyimpannya selama bertahun-tahun,” tuturnya.
Selain 10 senjata api, juga telah diamankan 132 amunisi berkaliber besar serta satu granat tangan organik dan satu mortir dari tangan warga. Satu magazen janggle carbine, amunisi kaliber 5,56 mm lima butir, serta 127 munisi kaliber 7.62mm butir dari tangan warganya.
“Ada kesadaran warga sehingga secara sukarela menyerahkan 10 senjata api tersebut,”tandasnya.
[AS]

Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat

Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS

Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya

Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia

Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur
