Ratusan Santri dan Dai Bertemu Pimpinan Pesantren Demi Persatuan Umat Pasca Pemilu
digtara.com | MEDAN – Ratusan Santri dan Dai yang tergabung dalam Forum Pesantren dan Dai Bersatu Sumatera Utara (Forpemda) menggelar pertemuan (Multaqo) dengan puluhan pimpinan pondok pesantren dan ulama yang ada di Sumatera Utara. Pertemuan berlangsung di Emerald Garden Hotel, Medan, Sabtu (11/5/2019).
Baca Juga:
- Rakor SPPG Pesantren di Jateng. Gus Yusuf Ajak Para Kiai dan Ibu Nyai Pengasuh Ponpes Sukseskan Program MBG
- Meriah! NU Ranting Pedurungan Kidul Gelar Karnaval Keliling Kampung Sepanjang Lima Kilometer Semarakkan HSN 2025
- Satu Dasawarsa Hari Santri. Gus Rozin: Santri Sudah Berdiaspora di Berbagai Bidang
Ketua Forpemda, Rudi Suntari mengatakan, pertemuan kali ini dilakukan dalam rangka mempererat peran serta ulama dalam mempersatukan umat, di tengah kondisi keterbelahan akibat kontestasi politik nasional belakangan hari ini.
Rudi mengatakan, saat ini suhu politik kian memanas dan membuat umat terbelahnya pada dua kubu. Untuk itu perlu ada juru damai ditengah situasi tersebut, yakni ulama.
“Seharusnya ulama itu bisa menjadi juru damai dalam situasi pasca pemilu ini, bukan menjadi pemain. Untuk itu lah kita bertemu hari ini,” tegas Rudi.
Rudi lebih lanjut mengatakan, dalam pertemuan tersebut mereka telah bersepakat untuk menjalin kembali ukhuwah islamiah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Mereka pun mengeluarkan sembilan poin rekomendasi yang pada intinya menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan umat.
“Kita ingin umat bersatu dan tidak lagi ada perpecahan. Segala perbedaan pendapat bisa diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku,”tukasnya.
[AS]
Rakor SPPG Pesantren di Jateng. Gus Yusuf Ajak Para Kiai dan Ibu Nyai Pengasuh Ponpes Sukseskan Program MBG
Meriah! NU Ranting Pedurungan Kidul Gelar Karnaval Keliling Kampung Sepanjang Lima Kilometer Semarakkan HSN 2025
Satu Dasawarsa Hari Santri. Gus Rozin: Santri Sudah Berdiaspora di Berbagai Bidang
Sambut HSN Tempati Rumah Dinas, Sarif Kakung Ingin Rumdin Jadi Rumah Aspirasi Rakyat dan Santri
Konter Framing Negatif Pesantren, Gus Yusuf Ajak Santri Jadi Pejihad Media