Senin, 22 Juni 2026

Luhut Panjaitan: Jokowi Tidak Ada Bisnis dan Keluarganya di Pemerintahan

Redaksi - Sabtu, 13 April 2019 05:23 WIB
Luhut Panjaitan: Jokowi Tidak Ada Bisnis dan Keluarganya di Pemerintahan

digtara.com | MEDAN – Luhut Binsar Panjaitan menghadiri acara deklarasi kader Pemuda Pancasila Sumut mendukung pasangan calon no urut 01, Jokowi-Ma’ruf, di Lapangan Merdeka, Medan, Sabtu, (13/4/2019) dan Ketua MPW PP Sumut Kodrat Shah.

Baca Juga:

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Maritim tersebut menegaskan pemerintah tak pernah bohong. “Kita Pancasila Siap ! Jadi Benteng Pancasila jangan pancasila dikorbankan dengan berita-berita bohong,” katanya.

Dalam orasi politiknya menyampaikan pemilihan umum merupakan pesta demokrasi, karenanya jangan mau dipecah belah dengan berita-berita bohong yang banyak dilantarkan ke pasangan Jokowi Ma’ruf Amin maupun ke pemerintahan.

“Jangan percaya berita bohong, tapi percayalah sama pemerintah, tidak benar banyaknya dimasukkan saat ini pekerja asing di Indonesia, pekerja asing yang ada saat hanya 07 persen yang ada di Indonesia,”ujarnya seraya menyebut pekerja China di Indonesia hanya 20 ribu orang.

Kader-kader Pemuda Pancasila sebagai pengawal dan penyelamat ideologi pancasila jangan mau terpengaruh dengan berita-berita bohong dan harus di garda terdepan membela dan mengantisipasi berita-berita bohong tersebut.

“Pemuda Pancasila adalah benteng dari pancasila,” ujar Luhut seraya mengajak Pemuda Pancasilan mengajak teman-temannya untuk ramai-ramai datang ke TPS 17 April dengan memilih yang sudah diketahui.

“Sudah tahu siapa yang dipilihkan,” ujar Luhut disambut meriah massa, ”Sudah, 01 Jokowi-Ma’ruf Amin.

Sekanjut Luhut menyampaikan bahwa sholat Presiden Jokowi tak pernah tinggal, Jokowi orang sederhanya dan tidak ada bisnis dan keluarganya di pemerintahan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru