Demo Tolak Penambangan PT Linge Mineral Resource Berakhir Ricuh
digtara.com | ACEH TENGAH – Sejumlah elemen organisasi kemasyarakatan dan organisasi kemahasiswaan serta elemen sipil yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Adat Gayo Menolak Tambang (AMANAT) gelar aksi unjuk rasa, sebagai bentuk protes di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Tengah, Senin (8/4/2019).
Baca Juga:
Ketika melakukan long march, massa meneriakan yel-yel menolak rencana aktifitas penambangan yang akan dilakukan oleh PT Linge Mineral Resource di wilayah yang dijuluki negeri di atas itu.
“Adanya tambang, justru akan membuat permasalahan di masyarakat. Hanya pihak-pihak tertentu saja yang akan diuntungkan. Tolak penambangan di Gayo, “ jelas salah seorang peserta aksi yang ditidak ingin ditulis namanya.
Dalam aksi inu , satu orang pengunjuk rasa dan satu personel kepolisian terluka saat unjuk rasa menolak kehadiran PT Linge Mineral Resource yang berencana melakukan penambangan dan pengolahan biji emas DMP di Proyek Abong, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah.
Kedua korban mengalami luka ringan setelah terjadi bentrokan antara pengunjuk rasa.
Setelah berlangsung selama dua jam pemerintah Aceh Tengah tidak menjumpai para pengunjuk rasa untuk memberikan keterangan tentang adanya tambah diwilayah penghasil kopi tersebut.
Massa pun memubarkan diri menjelang siang hari, dan akan melanjutkan kembali aksi tolak tambah dengan jumlah yang lebih banyak.[M Asqal]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur