Minggu, 15 Maret 2026

Ngeri ! Harimau ‘Hantui’ Warga Desa Sibaruang

Redaksi - Sabtu, 30 Maret 2019 03:07 WIB
Ngeri ! Harimau ‘Hantui’ Warga Desa Sibaruang

digtara.com | MADINA – Ada harimau yang berkeliaran, warga Desa Sibaruang, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), takut pergi ke kebun.

Baca Juga:

Berdasarkan informasi sudah satu bulan lebih atau sekitar 45 hari warga tidak mengurus kebun mereka lantaran adanya harimau yang kerap berkeliaran di desa mereka.

Menurut Kepala Desa Sibaruang, Nasron Efendi, mengatakan bahwa setidaknya sudah tiga orang petani yang berpapasan langsung dengan harimau tersebut.

“Sudah ada warga kita yang langsung melihat harimau tersebut yaitu Almin Harianja, Kakmat Rambe dan Antoni Batubara,” kata Nasron.

Nasron menuturkan, awalnya mereka menemukan jejak harimau dekat perkebunan warga di Tor Nahambat, Desa Sibaruang.

“Saat warga berada disitu, ternyata harimau itu hanya berjarak 2 sampai 3 meter dari posisi mereka,” tuturnya.

Melihat keberadaan binatang buas tersebut, Kakmat dan Antoni lari menyelamatkan diri dan melompat ke jurang. Sementara Almin menyelamatkan diri ke dalam hutan.

“Kakmat dan Antoni memutuskan lompat ke jurang. Mereka pun ditemukan selamat. Nasib baik juga masih menyertai Almin yang ditemukan selamat setelah dijemput warga ke dalam hutan,” ujar Nasron.

Menurut Nasron, harimau ini berbeda dengan temuan warga sebelumnya. Sebab harimau ini mau mendekati warga.

“Memang petani sudah tidak heran lagi dengan jejak harimau yang berada di hutan ini. Kawanan harimau biasanya kalau berjumpa dengan manusia langsung pergi, namun kali ini harimau yang ditemukan ketiga petani tersebut malah mendekati warga dan tidak melakukan perlawanan kepada petani,” jelasnya.

Atas kejadian itu, Nasron meminta kepada Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) dan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) agar segera melakukan tindakan.

“Kami meminta petugas agar menangkap harimau itu supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas dan berkebun,” pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Mahasiswa di Kupang Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sebelum Tewas, Korban Sempat Minta Uang Beli Pulsa

Komentar
Berita Terbaru