Sirkulasi Siklonik, Penyebab Cuaca Buruk di NTT dan Banjir Lahar Gunung Lewotobi
digtara.com -Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat munculnya sirkulasi siklonik di Laut Banda.
Baca Juga:
Sirkulasi ini dapat menyebabkan cuaca buruk hingga potensi banjir lahar di Gunung Lewotobi Laki-laki, Kabupaten Flores Timur.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenotek, dalam peringatan dini ini, Minggu (7/12/2025), menyebut cuaca buruk bisa terjadi karena sirkulasi siklonik ini membentuk daerah belokan angin, pertemuan angin dan perlambatan kecepatan angin di wilayah NTT.
Sti menyebutkan soal perkembangan sirkulasi siklonik ini dalam dua hari ke depan.
Baca Juga:
Kondisi ini ditambah dengan aktifnya gelombang Kelvin yang mendukung terjadinya hujan sedang hingga lebat, juga dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat di wilayah di NTT.
"Perlu diwaspadai potensi cuaca buruk ini pada periode 8 Desember - 14 Desember 2025 untuk seluruh masyarakat di 22 kabupaten dan kota di NTT," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak bencana hidrometeorologi.
Selain itu, ia juga mengingatkan soal potensi banjir lahar di Gunung Lewotobi Laki-laki.
Baca Juga:
"Khusus untuk daerah bertopografi curam/bergunung/tebing patut waspada akan potensi tanah longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan sedang hingga sangat lebat yang terjadi dalam durasi yang panjang. Waspada juga potensi Banjir Lahar Hujan disekitar Gunung Berapi Lewotobi Laki-Laki di wilayah Flores Timur," tambahnya.
Lana Saria selaku Plt. Kepala Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga melapor sudah tiga kali terjadi aliran lahar yang berlangsung hampir lebih dari 50 menit.
Potensi ini masih bisa terjadi jika terjadi curah hujan yang cukup tinggi di area puncak..
Untuk itu ia ingin masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar terutama pada lima desa di daerah aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.
"Seperti di Nawakote, Dulipali, Nobo, Hokeng Jaya, hingga Nurabelen," ujarnya pada Senin (8/12/2025).
Ia mengingatkan masyarakat untuk menjauhi Gunung Lewotobi Laki-laki dan tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dan 7 kilometer sektoral barat laut - timur laut dari pusat erupsi.
Baca Juga:
Hingga Akhir Februari, NTT Masih Rawan Dilanda Bibit Siklon Tropis
Siklon Luana Berdampak Pada Cuaca Ekstrem di NTT
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di NTT 17–19 Januari 2026
Begini Sikap Gubernur NTT Terkait Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo
BMKG Umumkan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia, Picu Gelombang Tinggi di Selatan Indonesia
Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kemnaker Tindak 12 Perusahaan Pelanggar TKA, Denda Rp4,48 Miliar Masuk Kas Negara
Pak Kajari! Menu MBG Ramadhan di Sidimpuan Bikin Heboh. Tolong Periksa Anggarannya
Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Cabul, Piche Kotta Tidak Ditahan Penyidik
Polres Belu Tangkap Tersangka RM di Timor Leste
Kapolres Kupang Minta Kapolsek Dukung Program Pemerintah
Kasus Naik ke Penyidikan, Polres Sikka Tetapkan Tersangka Kasus TPPO 13 LC
Mengadu ke KDM, 13 LC Korban TPPO di Sikka-NTT Dipulangkan ke Jawa Barat