KontraS Sumut Peringati 15 Tahun Kematian Munir
digtara.com | MEDAN – Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Sumatera Utara menggelar aksi untuk memperingati kematian Aktivis HAM (Hak Asasi Manusia) Munir Said Thalib yang tewas di pesawat dalam perjalanan dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda pada 7 September 2004 lalu. Aksi ini digelar di monumen titik nol Kota Medan Jalan Balaikota, Medan, Sabtu (7/9/2019).
Baca Juga:
Koordinator KontraS Sumut, Amin Multazam Lubis mengatakan hingga saat ini kasus kematian Munir masih belum bisa terpecahkan. Meskipun orang yang ditetapkan sebagai pelaku pembunuh Munir yakni Polycarpus telah dihukum. Meski begitu, KontraS menganggap ia hanyalah pelaku lapangan dan bukan konseptor dari kematian Munir.
” Walaupun Pemerintah di zaman SBY telah membentuk TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta), tetapi hasil investigasi dari pencarian kasus itu tidak memberikan gambaran apapun. Bahkan kabarnya fakta – fakta yang ditemukan telah hilang ketika diserahkan pada era Presiden Jokowi. Inilah wajah dari proses pencarian dan penegakan hukum di Indonesia,” katanya.
Amin juga menegaskan bahwa negara harus berani untuk mengungkap siapa dalang sebenarnya dibalik kasus kematian Munir. Ia juga bergarap agar seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Kota Medan agar terus merawat ingatan dan tidak melupakan bahwa masih ada kasus – kasus pelanggaran HAM yang belum juga terungkap hingga kini.
” Demokrasi kita hari ini masih dibayang – bayangi kasus pelanggaran HAM dan tidak terungkapnya kasus Munir. Negara ini masih berhutang di atas nyawa Munir. Selama ini Pemerintah tidak serius untuk menangani kasus – kasus pelanggaran HAM. Seperti di Pemilu lalu di kedua kubu itu terlibat dalam kasus pelanggaran HAM di masa lalu,” tutur Amin.

Aksi ini diwarnai dengan pembagian bunga kepada pengguna jalan, penaburan bunga, mengenakan topeng wajah Munir, teatrikal kasus Munir, dan pembacaan puisi oleh Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Medan (Unimed).
[AS]
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur