Lagu Bayar Bayar Bayar Viral, Band Sukatani Menolak Tawaran Jadi Duta Polri

digtara.com - Duo post-punk/new wave asal Purbalingga, Jawa Tengah, Sukatani, akhirnya buka suara.
Baca Juga:
Band yang baru-baru ini viral mengungkapkan pengalaman mereka terkait beberapa peristiwa yang terjadi belakangan ini.
Termasuk intimidasi yang mereka terima akibat lagu mereka yang berjudul "Bayar Bayar Bayar".
Lewat akun Instagram resmi mereka (@sukatani_band) bersama Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, mereka mengungkapkan perasaan mereka.
Sukatani menjelaskan bahwa mereka terus mendapat tekanan dan intimidasi dari kepolisian.
Hal itu membuat mereka merasa perlu mengunggah video klarifikasi di media sosial untuk menjelaskan lagu tersebut.
Mereka mengakui bahwa peristiwa ini membawa dampak kerugian baik secara material maupun nonmaterial.
Namun, mereka juga merasa diberkahi dengan dukungan dari masyarakat yang justru membuka peluang baru bagi mereka, seperti tawaran untuk tampil dan proyek lainnya.
Meski demikian, Sukatani menegaskan bahwa mereka dengan tegas menolak tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, untuk menjadi duta kepolisian.
Mereka menyatakan penolakan tersebut dalam unggahan mereka, menegaskan komitmen mereka terhadap integritas artistik dan prinsip-prinsip yang mereka junjung.
Selain itu, Sukatani juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat yang terus mengalir, serta mengumumkan bahwa mereka mendapatkan advokasi dari YLBHI dan LBH Semarang.
Dukungan ini membuat mereka merasa lebih yakin dan percaya bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi tantangan ini.
Disclaimer:Artikel ini merupakan kerjasama digtara.com dengan suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggungjawab suara.com.

Ayah Prada Lucky Namo Kecewa Berat Dan Minta Pelaku Dihukum Mati

446 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Operasional Layanan Kesehatan Haji 2025 Ditutup

Menteri Imipas Resmikan 30 Autogate dan Lounge PMI di Bandara Kualanamu

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Bandara Frans Seda Maumere-Sikka Ditutup

Pesawat Saudi Airlines SV-5726 Terima Ancaman Bom, Mendarat Darurat di Bandara Kualanamu
