Cegat Satu Keluarga di Bandara Kualanamu, Penyidik Ditreskrimsus Dilaporkan ke Propam Polda Sumut

Selasa, 05 Juli 2022 17:50
rezky herdana
Nanda Kumar (baju kotak-kotak) saat memberikan keterangan di depan Gedung Bidpropam Polda Sumut

digtara.com – Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut dilaporkan ke Propam oleh Nanda Kumar lantaran tidak dapat menunjukkan surat tugas dan KTA pada saat melakukan pencegatan di Bandara Kualanamu. Laporan dibuat pada Selasa (05/06/2022).

Adapun peristiwa itu terjadi pada hari Senin tanggal 04 Juli 2022 ketika Kumar bersama keluarganya tiba dari Penang Malaysia.

Pada saat keluarganya selesai mengambil bagasi pesawat dan hendak keluar bandara, tiba-tiba di cegat oleh yang diduga penyidik dari Ditreskrimsus Polda Sumut.

Mereka dicegat lantaran diduga membawa barang ilegal dan hendak diperiksa.

Namun, saat diduga para penyidik itu mau memeriksa, Kumar meminta surat tugas dan KTA para personil tersebut.

Keributan pun tak terelakan, lantaran para personel tersebut tidak dapat menujukkan KTA dan surat tugas.

Sang anak Tika Raj pun sempat merekam keributan tersebut, dan disaksikan pengunjung dan petugas bandara Kualanamu.

“Katanya mereka curiga karena ada kosmetik kalaupun kosmetik bukan kewenangan mereka, kan ada Bea Cukai sudah mengasih lolos kita,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).

Nanda menambahkan, bahwa benar anak dan menantunya membawa kosmetik, namun itu hanya dipergunakan untuk keperluan pribadi.

“Anak-anak saya membawa kosmetik tetapi untuk dipergunakan pribadi dan ada beberapa saja sekitar 3 atau 4 gitu kaya lipstik, celak, handbody dan deodorant itu saja dipergunakan pribadi,” ucapnya lagi.

Nanda pun menyebut, jika barang-barang yang dibawanya melebihi aturan yang ditetapkan Bea Cukai Bandara pasti sudah ditahan.

“Simpel saja, kewenangan ini semua ada di Bea Cukai,” tegasnya.

Laman: 1 2

Berita Terkait