Selasa, 13 Januari 2026

Getaran Gempa Filipina Terasa Sampai Kepulauan Talaud

Redaksi - Sabtu, 29 Desember 2018 08:25 WIB
Getaran Gempa Filipina Terasa Sampai Kepulauan Talaud

digtara.com | JAKARTA – Hari ini, Sabtu (29/12) pukul 10.39.12 WIB terjadi gempa kuat dengan magnitudo M=7,1 mengguncang wilayah tenggara Filipina. Namun kemudian, Badan Survei Geologi Amerika (USGS) menurunkan besaran gempa menjadi 6,9 magnitudo.

Baca Juga:

Episenter terletak pada koordinat 5,85 LU dan 126,81 BT tepatnya di laut pada jarak 201 km arah timurlaut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 69 Km.

Ditinjau lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya tampak bahwa gempa ini dipicu oleh aktivitas subduksi Lempeng Laut Filipina yang menunjam ke bawah Pulau Mindanao, Filipina.

Gempa ini dirasakan di Provinsi Davao Oriental dan Davao Ocidental, Filipina dalam skala intensitas V MMI.

Sementara itu gempa ini juga dilaporkan masyarakat dirasakan di wilayah Indonesia seperti di Melonguane Kep. Talaud dalam skala intensitas IV MMI, Tahuna, Kep. Sangihe intensitas III-IV MMI, Siau Sitaro, Tobelo, Morotai intensitas III MMI, sedangkan Manado, Ternate, Jailolo intensitas II MMI.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono meminta masyarakat untuk tetap tenang. “Kepada masyarakat Kepulauan Sangihe dan Talaud dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggungjawab, karena gempa ini tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” melalui keterangan persnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Begini Sikap Gubernur NTT Terkait Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo

Begini Sikap Gubernur NTT Terkait Tenggelamnya Kapal Wisata di Labuan Bajo

BMKG Umumkan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia, Picu Gelombang Tinggi di Selatan Indonesia

BMKG Umumkan Siklon Tropis Grant di Samudra Hindia, Picu Gelombang Tinggi di Selatan Indonesia

Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Masyarakat NTT Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Sirkulasi Siklonik, Penyebab Cuaca Buruk di NTT dan Banjir Lahar Gunung Lewotobi

Sirkulasi Siklonik, Penyebab Cuaca Buruk di NTT dan Banjir Lahar Gunung Lewotobi

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Sumut dan Aceh

BMKG Ungkap Penyebab Cuaca Ekstrem di Sumut dan Aceh

Banjir Meluas di Tapanuli Selatan, Seratusan Rumah Terendam hingga Satu Meter

Banjir Meluas di Tapanuli Selatan, Seratusan Rumah Terendam hingga Satu Meter

Komentar
Berita Terbaru