Google Chrome Lemot Meski Tab Sudah Ditutup? Ini Solusinya
digtara.com - Google Chrome masih menjadi salah satu browser paling populer di berbagai sistem operasi seperti Windows dan Android.
Baca Juga:
Namun, tak sedikit pengguna yang mengeluhkan performanya yang lambat, bahkan saat semua tab telah ditutup.
Meski Chrome dilengkapi dengan fitur Task Manager bawaan dan berbagai perbaikan dari waktu ke waktu, sering kali peramban ini tetap terasa berat.
Masalah seperti lag, crash, hingga penggunaan CPU tinggi kerap menjadi keluhan utama.
Solusi Umum yang Bisa Dicoba:
- Menutup tab yang tidak digunakan
- Menghapus cache, cookie, dan riwayat
- Menonaktifkan ekstensi yang bermasalah
- Memperbarui Chrome ke versi terbaru
Namun jika semua itu tidak membuahkan hasil, bisa jadi penyebab utamanya ada pada beban kerja prosesor (CPU) yang terlalu tinggi.
Gunakan Akselerasi Grafis Chrome
Salah satu trik yang cukup efektif adalah mengatur fitur akselerasi perangkat keras (hardware acceleration).
Fitur ini membantu membagi beban kerja antara CPU dan GPU, sehingga performa browser bisa lebih ringan saat membuka konten berat.
Cara Mengaktifkan/Nonaktifkan Akselerasi Grafis di Chrome:
- Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas
- Masuk ke Setelan
- Gulir ke bawah dan klik menu Sistem
- Temukan opsi "Gunakan akselerasi perangkat keras saat tersedia"
- Aktifkan atau nonaktifkan sesuai kebutuhan
- Restart Chrome untuk menerapkan perubahan
Ada Layanan Internet Gratis Bantuan Polri, Anak-Anak Pengungsi Bisa Nonton Bersama
12 Aplikasi Penghasil Saldo DANA Terbaru Agustus 2026, Bisa Dicairkan ke Rekening
9 Tools AI untuk Akuntansi yang Bisa Bantu Otomatisasi Pekerjaan
951 Pinjol Ilegal Ditutup OJK pada 2026, Beroperasi Lewat Aplikasi dan Situs
7 Cara Menghemat Memori HP Internal 128 GB agar Tidak Cepat Penuh