Permintaan Tinggi, Sayangnya Ekspor Kopi Sumut Masih Minim
digtara.com | SIDIKKALANG – Berdasarkan data dari International Coffe Organization (ICO), Indonesia menjadi salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia. Sumatera Utara sendiri masuk dalam jajaran penghasil jenis kopi yang paling diminati yakni jenis Arabica maupun Robusta. Sayangnya, Sumatera Utara hingga saat ini baru mampu memasok 650 ribu ton kopi per tahun. Jumlah ini sangat kecil dari total ekspor kopi Indonesia ke luar negeri.
Baca Juga:
“Itu baru sekitar 10 persen dari total eksport kopi Indonesia ke luar negeri,” kata Politisi PDI Perjuangan, Djarot Syaiful Hidayat saat mengunjungi pengelola perkebunan kopi di Sidikkalang, Minggu (17/2/2019).
Secara khusus di Sumatera Utara, Djarot sangat berharap adanya peningkatan produksi kopi. Ia sangat berharap petani terus meningkatkan kemampuan mereka dalam budi daya kopi sehingga dari sisi kuantitas maupun kualitasnya akan terus membaik.
“Kita tentu berharap juga ada pelatihan-pelatihan kepada para petani, sehingga kedepannya Sumatera Utara dapat menjadi ‘pemain kopi’ utama di Indonesia,” sebutnya.
Djarot juga menambahkan berdasarkan data yang diperolehnya dari Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (Aeki), luas lahan perkebunan di Indonesia saat ini baru mencapai 1,1 juta hektar. Ia berharap dengan program perhutanan sosial dengan luas lahan konsesi 12,7 juta hektar yang digagas oleh Presiden Jokowi dapat dimanfaatkan untuk menanam kopi.
“Ini tentu akan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena kopi itu mudah dibudidayakan, ramah lingkungan dan keberlanjutannya dalam jangka waktu yang panjang,” pungkasnya.[JNI]
Tiket Bisa Dipesan Mulai 25 Januari, KAI Divre I Sumut Sediakan 5.616 Kursi per Hari untuk Mudik Lebaran 2026
Buron Tiga Tahun, GMNI Sumut Desak Polres Belawan dan Polda Sumut Tangkap DPO Bandar Narkoba
Kunjungi Toko Merchandise PSMS Medan, Gubernur Bobby Dorong Peningkatan Pemasukan Klub
Hampir 15 Ribu Warga Masih Mengungsi Akibat Bencana di Sumatera Utara
Angkutan Nataru 2025/2026 KAI Divre I Sumut Tembus 183 Ribu Penumpang, Naik 11 Persen