Dapat Angin Segar Stimulus AS, Harga Emas Dunia Terus Menguat
digtara.com – Harga emas dunia menguat di tengah ekspektasi untuk lebih banyak dukungan bagi ekonomi Amerika lewat stimulus fiskal yang besarannya mencapai ribuan triliun. Angin Segar Stimulus AS
Baca Juga:
Mengutip CNBC, emas di pasar spot naik tipis 0,1 persen menjadi 1.855,80 dolar AS per ounce. Kenaikan ini setelah menyentuh level tertinggi sejak 9 Desember di 1.865,50 dolar AS per ounce.
Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,2 persen menjadi 1.859,10 dolar AS per ounce.
Anggota parlemen Amerika melaporkan kemajuan substansial dalam upaya menggelontorkan anggaran bantuan Covid-19 karena meningkatnya tekanan di tengah lonjakan kasus virus corona di negara yang paling terpukul itu.
Baca Juga: Harga Emas di Pegadaian 17 Desember 2020, Antam dan UBS
Bank Sentral AS akan memberikan pedoman untuk kebijakan ekonominya dengan pertemuan terakhir tahun ini. Di mana investor memperkirakan suku bunga mendekati nol dan lebih banyak pembelian obligasi.
Emas melambung lebih dari 22 persen sepanjang tahun ini. Mengandalkan daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap inflasi yang kemungkinan besar karena stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya yang diluncurkan pada 2020.
Di antara logam mulia lainnya, perak melesat 1,9 persen menjadi 24,93 dolar AS per ounce, dan platinum turun 0,9 persen menjadi 1.027,15 dolar AS per ounce. Paladium naik 0,6 persen menjadi 2.332,23 dolar AS per ounce. [suara.com]
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube TVDigtara. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Dapat Angin Segar Stimulus AS, Harga Emas Dunia Terus Menguat
Daftar Harga Emas UBS dan GALERI24 di Gerai Pegadaian Hari Ini Selasa 3 Maret 2026
UBS dan GALERI25 Naik, Cek Harga Emas Lengkap di Pegadaian Hari Ini Senin 2 Maret 2026
Cek Harga Emas UBS dan GALERI24 di Pegadaian Hari Ini Minggu 1 Maret 2026
Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Sabtu 28 Februari 2026, UBS dan GALERI24
Cek Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Jumat 27 Februari 2026, UBS dan GALERI24