Rupiah Menguat Tipis ke Rp13.950 Per Dolar AS
digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mampu menguat tipis pada perdagangan pagi ini. Rupiah masih berada di level Rp13.900-an per USD.
Baca Juga:
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Senin (4/2/2019) pukul 09.11 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange dibuka menguat 11,5 poin atau 0,08% ke level Rp13.950 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp13.940 per USD – Rp13.950 per USD.
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah menguat tipis 5 poin atau 0,03% ke Rp13.945 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp13.930 per USD – Rp13.971 per USD.
Sebelumnya, kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), ketika para investor menunggu pidato kenegaraan Presiden Donald Trump untuk kemungkinan pembaruan tentang perang perdagangan Amerika Serikat-China.
Pemulihan berkelanjutan dalam selera investor terhadap risiko telah memberikan tekanan terhadap mata uang safe-haven, menyeret franc Swiss lebih rendah, sementara dolar Australia naik setelah bank sentral negara itu memperingatkan risiko-risiko terhadap pertumbuhan dan menjauhi sinyal pelonggaran kebijakan eksplisit.
Dengan bank-bank sentral di seluruh dunia dalam pola holding, dan sejumlah ketidakpastian pada perdagangan dan faktor-faktor lain, perdagangan di pasar mata uang sebagian besar bergerak dalam kisaran yang relatif ketat, Eric Viloria, Ahli Strategi Valas di Credit Agricole, mengatakan.
“Kisaran ini dapat berlangsung selama beberapa waktu sampai ada tindakan bank sentral yang lebih menentukan atau resolusi untuk beberapa dinamika politik, apakah itu negosiasi perdagangan atau sebaliknya,” katanya.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed