Minggu, 28 Juni 2026

Rupiah Naik 1,08% Tembus Rp13.978 Per Dollar AS

Redaksi - Kamis, 31 Januari 2019 09:23 WIB
Rupiah Naik 1,08% Tembus Rp13.978 Per Dollar AS

digtara.com | JAKARTA – Nilai tukar rupiah menembus level psikologis Rp 14.000 per dollar Amerika Serikat (AS) pada siang hari ini. Kamis (31/1) pukul 14.20 WIB, rupiah berada di Rp 13.978 per dollar AS.

Baca Juga:

Rupiah menguat 1,08% ketimbang penutupan kemarin pada Rp 14.131 per dollar AS. Kurs rupiah spot sempat mencapai Rp 13.968 per dollar AS pada pukul 12.29 WIB.

Hari ini rupiah mencatat kenaikan tertinggi di kawasan Asia. Peso Filipina menyusul dengan penguatan 0,44% dan ringgit 0,40%.

Tak cuma tiga mata uang itu, hampir seluruh mata uang Asia menguat terhadap the greenback. Hanya dollar Hong Kong dan yuan offshore yang melemah terhadap dollar AS.

Di sisi lain, indeks dollar kembali melemah setelah bank sentral AS Federal Reserve mengumumkan suku bunga tetap pada bulan ini.

Indeks yang mencerminkan nilai tukar dollar AS terhadap mata uang utama dunia ini berada di 95,25. Indeks dollar terus bergerak di bawah 96 sejak Jumat pekan lalu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Rupiah Berpotensi Menguat pada Perdagangan 17 Juni 2026, Sentimen Perdamaian AS-Iran Jadi Pendorong

Komentar
Berita Terbaru