Rupiah di Pasar Spot Masih Tertekan di Level Rp14.122 Per Dolar As
digtara.com | JAKARTA – Rabu (30/1/2019) pukul 09.39 WIB nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih mengalami tekanan.
Baca Juga:
Rupiah melemah di pembukaan perdagangan hari ini dan tertekan ke level Rp14.100an per USD.
Dilansir dari Bloomberg Dollar Index, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 28,5 poin atau 0,20% ke level Rp14.122 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.087 per USD – Rp14.122 per USD.
Sementara itu, YahooFinance mencatat Rupiah melemah 30 poin atau 0,21% ke Rp14.120 per USD. Dalam pantauan YahooFinance, Rupiah bergerak di kisaran Rp14.080 per USD – Rp14.125 per USD.
Kendati demikian, Bank Indonesia (BI) meyakini penguatan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akan berlanjut pada 2019. Nilai tukar rupiah sendiri memang terus menguat bahkan sempat menyentuh angka Rp13.900 per USD.
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, optimisme tersebut bukannya tanpa alasan. Sebab, dari hasil pengamatannya, ada indikator yang membuat Rupiah bisa perkasa di tahun 2019.
“Kami memandang bahwa nilai tukar Rupiah ke depan stabil dan cenderung menguat. BI memandang nilai tukar stabil dan cenderung menguat, ada empat faktor yang melandasi nilai tukar tadi,” ujarnya.
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS
Rupiah Diproyeksi Melemah, Pasar Menanti Hasil RDG BI dan Arah Kebijakan The Fed