Bursa Asia Dibuka Melemah, Rekor Kasus Virus Korona Jadi Penyebab
digtara.com – Bursa Asia dibuka melemah setelah lonjakan kasus virus corona yang menambah kekhawatiran terhadap pemulihan ekonomi global. Bursa Asia Dibuka Melemah
Baca Juga:
Jumat (10/7/2020) pukul 08.22 WIB, indeks Nikkei 225 turun 96,20 poin atau 0,43% ke 22.433,09, indeks Hang Seng juga turun 278,38 atau 1,06% ke 25.931,78. Berbeda indeks Taiex naik 41,01 poin atau 0,34% ke 12.233,70.
Sedangkan, indeks Kospi turun 19,70 poin atau 0,91% ke 2.148,20 dan indeks ASX 200 turun 26,26 poin atau 0,44% ke 5.929,20.
Sementara itu, FTSE Malaysia turun 6,65% atau 0,42% ke 1.576,60. Sedangkan Straits Times hari ini tutup karena ada pemilihan umum.
Pergerakan bursa saham di kawasan memang cenderung melemah. Sejalan dengan indeks Dow Jones dan S&P 500 yang ditutup koreksi sekitar 1%.
Pergerakan negatif pada bursa saham terjadi setelah adanya rekor kasus baru virus corona di sejumlah negara. Selain Amerika Serikat (AS), Brasil dan Meksiko pun mencetak rekor tambahan virus corona baru.
Baca: IHSG Diprediksi Bertahan, Ini 8 Saham yang Wajib Dipantau Hari Ini
Hal ini membuat kekhawatiran bahwa kebijakan penguncian akan kembali dilakukan dan akhirnya mengganggu pemulihan ekonomi global. Di sejumlah negara bagian AS pun, sudah dilakukan penutupan tempat bisnis guna menghadang penyebaran Covid-19. [kontan]
https://www.youtube.com/watch?v=6nboEsXnAKk
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur