IHSG Diprediksi Bertahan, Ini 8 Saham yang Wajib Dipantau Hari Ini
digtara.com – Indeks harga saham gabungan (IHSG) turun tipis 2,27 poin ke level 4.901,82 pada sesi Senin (29/6/2020). Katalis negatif dari global menekan momentum positif pergerakan indeks awal pekan. IHSG Diprediksi Bertahan
Baca Juga:
Sejak pembukaan pasar, indeks terpantau langsung merosot 0,23 persen ke level 4.892,76 dan terus melemah hingga akhir sesi I menuju 4.863,14, turun 40,94 poin atau 0,83 persen.
Hingga akhir sesi II atau penutupan perdagangan, indeks melemah 0,05 persen atau 2,27 poin menjadi 4.901,82. Sepanjang hari, indeks bergerak di rentang 4.862,04 – 4.909,91.
Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar di tengah gejolak market global maupun regional yang sedang terjadi, fluktuasi nilai tukar rupiah, serta harga komoditas.
Momentum koreksi wajar masih dapat terus dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek.
Baca Juga: Bursa Asia ‘Terbakar’, IHSG dan Rupiah Terjungkal
Hari ini peluang IHSG untuk kembali terkonsolidasi masih cukup besar dalam rentang 4.789 – 4.971. Berikut 8 saham pada perdagangan Selasa (30/6/2020) yang disarankan untuk dipantau.
Sejumlah saham pilihannya adalah BBCA, ASRI, BBNI, ICBP, INDF, UNVR, EXCL, TLKM.
https://www.youtube.com/watch?v=u3_7sXSLUkc
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV. Jangan lupa, like comment and Subscribe.
IHSG Diprediksi Bertahan, Ini 8 Saham yang Wajib Dipantau Hari Ini
IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB
IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS
IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG
IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO
IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global