Rabu, 28 Januari 2026

IHSG Masih akan Cenderung Tertekan di Pasar Spot

- Minggu, 17 Mei 2020 21:32 WIB
IHSG Masih akan Cenderung Tertekan di Pasar Spot

digtara.com – IHSG masih akan cenderung tertekan di pasar spot meskipun Bank Indonesia (BI) pekan ini bakal mengumumkan kebijakan moneter dalam rapat dewan gubernur (RDG).

Baca Juga:

Salah satunya suku bunga acuan BI-7DRRR. Saat ini suku bunga BI berada di level 4,5%.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksono memprediksi, sesuai dengan konsensus, dalam RDG kali ini BI masih akan mempertahankan suku bunga.

Meski begitu dia melihat secara teknikal IHSG masih akan cenderung tertekan. “Kami masih melihat adanya tekanan pada perbankan.

“Dan memang masih di tengah pandemi ini, menanti kebijakan-kebijakan dari pemerintah maupun kebijakan dari global,” jelas Herditya.

Analis Jasa Utama Capital Sekuritas Chris Apriliony memprediksi BI memiliki peluang memangkas suku bunga kembali, sesuai dengan keinginan pasar yang berharap penurunan suku bunga dapat membuat suku bunga perbankan juga ikut longgar.

Gubernur BI Perry Warjiyo pada akhir April (30/4) lalu dalam rapat virtual bersama Komisi XI DPR juga sempat mengatakan bahwa bank sentral memiliki peluang.

Untuk menurunkan suku bunga dengan kondisi inflasi yang rendah dan perlunya mendukung pemulihan ekonomi.

Namun dalam jangka pendek, RDG April 2020 lalu BI memilih untuk mempertahankan terlebih dahulu.

Namun demikian, apabila BI benar-benar memangkas suku bunga, sentimen positif ini masih belum memberikan efek signifikan pada penguatan IHSG.

Jika sesuai, suku bunga sekarang ini masih belum memberikan efek dibandingkan dengan kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi.

“Di mana PSBB masih belum selesai sehingga masih belum berjalan normal,” kata Chris.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani mengatakan, melihat dari konsensus maka BI memiliki potensi untuk memangkas suku bunga.

Menurutnya, langkah yang akan diambil BI maih akan bersifat menahan kejatuhan ekonomi dalam menghadapi pandemi Covid-19 sesuai

Dimana Dengan tanggapan pemerintah untuk berfokus pada menahan stabilitas negara dari pada mengejar pertumbuhan ekonomi.

“Dari pasar pasti mengharapkan adanya stimulus lain dari rapat RDG BI besok, baik dari penurunan suku bunga, pelonggaran giro wajib minimum atau lainnya,” jelas Hendriko.[kontan]

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Komentar
Berita Terbaru