Terdampak Covid-19, Penyaluran BBM di Sumut Turun 28 Persen
digtara.com – Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumatera Utara mengalami penurunan sekira 28 persen selama April 2020. Penurunan ini disinyalir terjadi karena berkurangnya aktifitas masyarakat di tengah Pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).
Baca Juga:
Manager Komunikasi, Humas dan CSR PT Pertamina MOR I-Sumbagut, Roby Hervindo mengatakan, penurunan sebanyak 28 persen itu terjadi pada BBM jenis bensin atau gasoline. Meliputi Premium, Pertalite dan Pertamax Series.
Jika biasanya penyaluran perbulan rata-rata harian di angka 5 juta liter, kini penyaluran hanya 3,5 juta liter perhari.
“Kalau untuk BBM jenis disel atau gasoil seperti Biosolar dan Dex Series, turunnya sekitar 21 persen. Dari 3 juta liter per hari di kondisi sebelumnya, menjadi 2,5 juta liter per hari pada saat ini,”jelas Roby, Kamis (30/4/2020).
Penurunan penyaluran BBM jenis gasoline dan gasoil itu, sebut Roby, berbanding terbalik dengan penyaluran elpiji ukuran 3 kilogram.
Selama April 2020, penyaluran elpiji justru meningkat 2 persen atau setara 422 ribu tabung perhari. Sementara rerata konsumsi normal sekitar 417 ribu tabung perhari.
“Kalau elpiji non subsidi, penyalurannya turun 15 persen,”tukasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=NxnInSWl0Tk
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV.
Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Untuk mendorong masyarakat mampu tidak beralih menggunakan elpiji subsidi, Pertamina memberikan potongan harga hingga 25 persen untuk isi ulang dan pembelian Bright Gas 5,5 Kg serta 12 Kg, dengan pemesanan melalui call center 135.
Selain itu…
Selain itu, selama bulan Ramadhan ini, Pertamina juga memberikan program loyalty konsumen. Berupa cashback 30 persen maksimal Rp. 20 ribu untuk pembelian Pertamax Series dan Dex Series melalui transaksi non tunai dari aplikasi My Pertamina.
“Pertamina juga telah meluncurkan layanan Pertamina Delivery Services (PDS), untuk kemudahan konsumen. Cukup menelepon call center 135, produk BBM, Bright Gas dan pelumas Pertamina diantarkan ke alamat konsumen. Gratis ongkir, berlaku hingga 31 Mei 2020,” pungkasnya.
TETAP MENINGKATKAN LAYANAN
Meski penyaluran mereka berkurang, sambung Roby, Pertamina tetap beroperasi secara penuh. Pertamina bahkan meningkatkan layanan bagi konsumen.
Salah satunya melalui program Gerakan Masjid Bersih (GMB) yang bekerja sama dengan PT Unilever Indonesia.
“Program ini meningkatkan layanan kebersihan di 243 masjid dan musholla yang berada di area SPBU di Provinsi Sumatera Utara. Yaitu melalui kegiatan bersih-bersih masjid dan mushalla,” terangnya.
Selain peningkatan layanan kebersihan di SPBU, Pertamina juga melakukan peningkatan protokol pencegahan Covid-19. Diantaranya dengan membagikan 2.478 unit alat pelindung wajah (face shield) kepada seluruh petugas SPBU di Sumut.
[AS]
https://www.youtube.com/watch?v=NxnInSWl0Tk
Saksikan video-video terbaru lainnya hanya di Channel Youtube Digtara TV.
Jangan lupa, like comment and Subscribe.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur