Kamis, 29 Januari 2026

IHSG akan Bergerak Bervariatif di Pasar Spot

- Senin, 27 April 2020 23:09 WIB
IHSG akan Bergerak Bervariatif di Pasar Spot

digtara.com | IHSG akan bergerak bervariatif hingga tanggal 30 April mendatang. Perdagangan Senin (27/4), IHSG berhasil ditutup menguat 0,38% atau 17,077 poin ke level 4.513,14.

Baca Juga:

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuka pekan ini dengan cemerlang

Penguatan didorong oleh sektor infrastruktur, utilitas, dan transportasi yang naik 1,36%. Disusul dengan sektor aneka industri yang menguat 1,30%.

Sementara itu, sektor properti, real estate, dan konstruksi gedung menjadi pemberat setelah koreksi 1,31%. Kemudian ada sektor perdagangan, jasa, dan investasi yang menurun 0,04%.

Menurut Analis Direktur Asosiasi Riset dan Investasi Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan, penguatan IHSG dipengaruhi oleh pergerakan bursa saham Asia

Yang cenderung perkasa setelah karena Bank of Japan (BoJ) mengumumkan stimulus lebih besar untuk meredam dampak ekonomi dari pandemi corona.

Asal tahu saja, bursa saham di kawasan Asia mayoritas berada di zona hijau, kecuali Bursa Filipina (PSEi) yang terkoreksi 0,27% dan Bursa Vietnam (VN-Index) yang turun 0,76%.

Diproyeksi, sentimen tersebut masih akan bertahan hingga perdagangan Selasa (28/4), sehingga IHSG memiliki peluang menguat.

Adapun penguatan IHSG hari ini juga dipengaruhi oleh Bank sentral India yang mulai menyerukan dukungan fiskal untuk mendorong perekonomian. Adapun untuk hari ini Bursa India melesat hingga 2,02%.

“Potensi untuk menguat dengan rentang 4.415 hingga 4.550,” kata Nico.

Dia bilang, untuk saat ini IHSG akan bergerak bervariatif hingga tanggal 30 April mendatang.

Disamping sentimen positif yang mewarnai pasar, sebenarnya ada beberapa sentimen negatif yang membayangi.

Diantaranya, harga minyak yang kembali turun. Ke depan minyak mentah masih berpeluang untuk bergerak volatil.

Asal tahu saja, minyak mentah Amerika Serikat (AS) yakni West Texaas Intermediate (WTI) sempat diperdagangkan di bawah US$ 0 per barel pada awal pekan lalu.

Sementara itu, dari dalam negeri IHSG dibayangi oleh rilis data fundamental ekonomi yang akan dirilis pekan ini.

Pelaku pasar mengkhawatirkan pertumbuhan kredit serta risiko dari kredit macet sepanjang tiga bulan pertama tahun 2020.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Komentar
Berita Terbaru