Sabtu, 18 April 2026

IHSG Masih Memerah Mengekor Bursa Asia

- Jumat, 24 April 2020 02:31 WIB
IHSG Masih Memerah Mengekor Bursa Asia

digtara.com – Pada perdagangan sesi pertama, Jumat (24/4/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah mengekor bursa Asia. Indeks terkoreksi 0,81% atau 37,346 poin ke level 4.568,133.

Baca Juga:

Tercatat 225 saham turun, 132 saham naik, dan 124 saham stagnan. Total volume 3,56 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 2,71 miliar.

Delapan dari 10 indeks sektoral menyeret IHSG. Sektor konstruksi paling dalam penurunannya 2,64%. Sementara, sektor infrastruktur paling tinggi kenaikannya 1,42%.

Saham-saham top losers LQ45 antara lain;

– PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 5,88% ke Rp 1.280
– PT Bank Tabunan Pensiunan Nasional Syaria Tbk (BTPS) turun 5,80% ke Rp 2.110
– PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 5,43% ke Rp 870

Saham-saham top gainers LQ45 antara lain:

– PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 5,52% ke Rp 955
– PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) naik 2,78% ke Rp 1.110
– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 2,60% ke Rp 790

Aksi ambil untuk melanda investor asing. Di pasar reguler, net sell asing Rp 195,883 miliar dan Rp 196,970 miliar keseluruhan market.

Saham-saham dengan penjualan asing bersih terbesar yaitu; PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 121,6 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 37,5 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 28,7 miliar.

Bursa saham Asia masih memerah hari ini. Setelah laporan semalam yang menimbulkan keraguan atas kemungkinan pengobatan virus corona.

Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,73% karena saham Tokyo Electron turun 2,59%. Indeks Topix turun 0,29%. Di Korea Selatan, Kospi turun 0,66%.

Saham China Daratan turun pada sore hari, dengan Shanghai Composite turun 0,63% dan Shenzhen Composite turun 0,803%.

Di tempat lain, saham di Australia diperdagangkan lebih tinggi, dengan S & P / ASX 200 naik 0,54%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang turun 0,51%.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB

IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB

IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS

IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

Komentar
Berita Terbaru