Harga Emas Spot Terhempas Hampir 2 Persen
digtara.com – Harga emas spot terhempas hampir 2% pada penutupan Jumat (17/4). Harga emas spot turun 1,8% di pasar spot menjadi US$ 1.686,49 per ons troi pada pukul 21.34 WIB.
Baca Juga:
Setelah pedoman baru Presiden Donald Trump untuk membuka kembali ekonomi Amerika Serikat (AS) mendorong investor menuju aset berisiko.
Lebih rendah US$ 60 dari puncak yang tercapai awal pekan ini di tengah kekhawatiran resesi terburuk dalam beberapa dekade.
Emas dan saham berkorelasi negatif hari ini, dengan reli ekuitas menekan emas. Pedoman dari Trump.
“Untuk membuka kembali perekonomian telah mendorong pasar ekuitas,†kata Tai Wong, Head of Base and Precious Metals Derivatives Trading BMO.
“Jika saham bisa memperpanjang kenaikan, itu bisa memicu lebih banyak aksi ambil untung dalam emas,†tambahnya seperti dikutip Reuters.
Pasar saham dunia berlari menuju kenaikan minggu kedua berturut-turut, setelah Trump membuat rencana untuk secara bertahap membuka kembali ekonomi AS yang terhantam wabah virus corona.
Harga emas kadang-kadang bergerak seiring pasar saham pada tahun ini, dengan aksi jual tajam baru-baru ini mendorong investor untuk menjual logam mulia untuk menutupi kerugian mereka di tempat lain.
Pada Kamis (16/4), Trump menjabarkan rencana untuk membuka ekonomi yang terhuyung-huyung dalam tiga tahap.
Tapi, rencana itu adalah serangkaian rekomendasi dibandingkan perintah dan menyerahkan sebagian besar keputusan kepada gubernur negara bagian.
Juga mengangkat suasana hati, sebuah laporan memerinci data yang menggembirakan dari uji coba obat remdesivir eksperimental buatan Gilead Sciences Inc pada pasien Covid-19 yang sakit parah.
Pandemi virus corona telah menginfeksi lebih dari 2 juta orang di seluruh dunia dan membunuh 143.744 orang. Banyak negara telah memperpanjang penguncian untuk mengurangi penyebarannya.
Dimana para investor merayakan, mungkin sedikit terlalu dini, efektivitas obat Gilead dalam mengobati virus corona.
“Dalam skenario ini, mereka melihat lebih sedikit kebutuhan untuk meningkatkan persentase emas dalam portofolio mereka dan kembali ke beberapa aset berisiko lebih tinggi,†ujar De Casa seperti dilansir Reuters.
Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah Dukung Penuh Langkah PBNU dalam Merespon Pemberitaan Trans7 yang Dinilai Mencoreng Martabat Pesantren
Ribut Pasca Mabuk Miras, Sejumlah Pemuda di Kupang Diamankan Polisi
Tersangka Pembuang Bayi di Kupang Dilimpahkan ke Kejaksaan
Dinkes dan BKD Langkat Bantah Tudingan Pungli: Proses Kenaikan Jabatan Sesuai Regulasi Nasional
Ketua DPRD Sumut Sambut KoJAM Dalam Kolaborasi Pemberitaan