Sabtu, 18 April 2026

IHSG Berpotensi Kembali Menghijau

- Selasa, 07 April 2020 00:03 WIB
IHSG Berpotensi Kembali Menghijau

digtara.com – Pada perdagangan Senin (6/4/2020) kemarin Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menghijau 4,07% di pasar spot.

Baca Juga:

IHSG ditutup menguat pada level 4.811,827 yang sekaligus menjadi titik tertinggi pada perdagangan hari ini.

Ini adalah kali ketiga IHSG menghijau dalam tiga hari perdagangan berturut-turut sejak Kamis (2/4).

Sebanyak 287 saham menguat, 131 saham melemah, dan 135 saham bergeming. Adapun jumlah transaksi yang terjadi hari ini sebesar Rp 7,54 triliun.

Untuk perdagangan Selasa (7/4), Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menyebut IHSG berpotensi untuk kembali menghijau.

Adapun sentimen yang bakal memapah gerak IHSG pada perdagangan hari ini mulai dari pembagian dividen beberapa emiten dan rilis data keekonomian kuartal I-2020.

“Untuk besok IHSG ada potensi menguji resistance selanjutnya di kisaran 5.000–5.100 dengan support di 4.800,” ujar Hendriko.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana pun memproyeksikan IHSG memiliki potensi untuk melanjutkan penguatan hari ini.

“Pasar masih mencermati penanggulangan Covid-19 dan pengaruh stimulus dari pemerintah,” ujar Herditya.

Untuk itu, Herditya memprediksikan IHSG akan menguat namun cenderung terbatas dengan rentang 4.700–4.930.

perdagangan Senin (6/4/2020) Pukul 09.05 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat.

IHSG menguat 63,80 poin atau 1,39% ke 4.685,68. Sebanyak 178 saham naik, 54 saham turun dan 101 saham stagnan.

Seluruh sektor saham kompak menguat. Sektor-sektor saham dengan penguatan terbesar adalah sektor industri dasar yang naik 2,93%, sektor konstruksi naik 2,70% dan sektor manufaktur naik 1,77%.

Total volume perdagangan saham di bursa pagi ini mencapai 509,22 juta saham dengan total nilai Rp 417,32 miliar.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 54,79 miliar di seluruh pasar.

Di mana saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 40,2 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 12,4 miliar dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 11,4 miliar.

Sedangkan saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB

IHSG Hari Ini 17 April 2026 Diprediksi Konsolidasi, Cek Rekomendasi Saham BBKP, BRMS, CPIN, PSAB

IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS

IHSG Hari Ini 16 April 2026 Berpotensi Konsolidasi, Ini Rekomendasi Saham ANTM, HRUM, NCKL, dan PGAS

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Hari Ini 14 April 2026 Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham INET, JPFA, ARCI, dan DSNG

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Berpeluang Menguat Hari Ini 13 April 2026, Analis Rekomendasikan Saham AMMN, TLKM hingga PTRO

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Ditutup Menguat ke 7.307, Saham BREN hingga TPIA Melonjak di Tengah Sentimen Global

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

IHSG Menguat 4,42% ke 7.279, Sentimen Gencatan Senjata AS-Iran Dorong Saham Big Caps

Komentar
Berita Terbaru