Senin, 29 Juni 2026

IHSG Memiliki Potensi untuk Menguji Support Barunya

- Jumat, 03 April 2020 23:36 WIB
IHSG Memiliki Potensi untuk Menguji Support Barunya

digtara.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (3/4/2020) sukses menguat 1,71% dalam sepekan perdagangan.

Baca Juga:

IHSG menguat 2,02% ke level 4.623,429.

Analis Sucor Sekuritas Hendriko Gani menilai dalam sepekan ini IHSG mengalami konsolidasi pasca penguatan di akhir pekan lalu. Pada perdagangan kemarin IHSG menguat dari fase konsolidasinya.

Penguatan IHSG dalam pekan ini juga disebabkan faktor kebijakan dalam negeri seperti stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Untuk perdagangan sepekan ke depan, memprediksikan IHSG memiliki potensi untuk menguji support barunya di level 4.600 dengan resisten terdekat di selanjutnya di 5.000 – 5.100

Secara teknikal, IHSG baru saja mengalami break pattern pennant dan berhasil menembus resisten jangka menengah MA 20-nya pada sore ini.

Adapun sentimen yang berpotensi mempengaruhi pergerakan Jakarta Composite Index (JCI) minggu depan salah satunya adalah rilis cadangan devisa (cadev).

“Perkembangan persebaran Covid-19 di Indonesia dan dunia serta apabila terdapat stimulus-stimulus yang dikeluarkan pemerintah di seluruh dunia akan mempengaruhi gerak IHSG,” ujar Hendriko.

Senada, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menilai IHSG masih akan dipengaruhi oleh adanya pemberian stimulus.

Oleh pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi dan menanggulangi wabah Covid19.

Menurut Herditya, IHSG selama sepekan ke depan masih berpotensi menguat namun cukup terbatas, dengan range support 4.200 dan resistance 4.700 untuk sepekan perdagangan.

10 saham beli bersih terbesar investor asing di pasar:

1. PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) Rp 124,9 miliar
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 111,9 miliar
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 97,3 miliar
4. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 22,5 miliar
5. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 22,5 miliar
6. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 14 miliar
7. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 13 miliar
8. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 12,8 miliar
9. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 12,8 miliar
10. PT Atlas Resources Tbk (ARII) Rp 8,5 miliar.[kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru