Kamis, 29 Januari 2026

IHSG Melemah 0,60% di Awal Perdagangan Pagi Ini

- Kamis, 02 April 2020 02:07 WIB
IHSG Melemah 0,60% di Awal Perdagangan Pagi Ini

digtara.com – Pada awal perdagangan hari ini. Kamis (2/4/202) pukul 9.07 WIB Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun, IHSG melemah 0,60% atau 28 poin ke 4.438.

Baca Juga:

Ada tujuh indeks sektoral turun. Sektor keuangan mencatat pelemahan paling besar, yakni 1,85%. Sektor konstruksi turun 1,49%.

Sektor tambang melemah 0,95%. Sektor perkebunan melemah 0,73%. Sektor barang infrastruktur melemah 0,29%.

Di mana sektor perdagangan dan jasa turun 0,26%. Sektor aneka industri melemah 0,06%.

Sektor industri dasar justru naik 0,80%. Sektor manufaktur naik 0,51%. Sektor barang konsumsi naik 0,41%.

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) -6,30%
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) -5,22%
PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) -3,10%
Top gainers LQ45 terdiri dari:

PT Barito Pacific Tbk (BRPT) 8,72%
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) 5,51%
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) 3,53%

Investor asing mencatat net sell atau jual bersih Rp 111 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 56,1 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 35,7 miliar, dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 18 miliar.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah BTPS Rp 3,8 miliar, INDF Rp 3,7 miliar, dan HMSP Rp 2,6 miliar.

Menurut Kepala Riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hariyanto Wijaya mengatakan pergerakan IHSG tak selalu sejalan dengan bursa regional dan global. Namun, kondisi saat ini membuat pergerakan bursa-bursa saham senantiasa beriringan.

“Kondisi yang dialami sekarang adalah sama, yakni sama-sama mengalami pelemahan ekonomi yang diakibatkan oleh merebaknya virus corona,” tutur.

Terlebih lagi, menurut Hariyanto, hasil survei IHS Markit yang dirilis Rabu (1/4) menunjukkan, indeks manajer pembelian atau Purchasing Managers’ Index (PMI) sektor manufaktur Indonesia turun ke level kontraksi di 45,3 pada Maret 2020, dari level 51,9 pada Februari.

Pelaku pasar mempertimbangkan kondisi tersebut untuk membuat keputusan investasinya. [kontan]

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Rabu 28 Januari 2026, BUMI hingga GOTO Menguat

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Selasa, 27 Januari 2026

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Aplikasi Trading Terbaik di Indonesia 2026 untuk Pemula dan Profesional

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Jumat 23 Januari 2026, Waspada Koreksi ke 8.956

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini Kamis 22 Januari 2026, Waspada Koreksi Lanjutan

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

IHSG Berpeluang Uji Level 9.229 Hari Ini, Ini Rekomendasi Saham Pilihan Analis

Komentar
Berita Terbaru