Senin, 29 Juni 2026

OJK: Perdagangan di BEI harus Dipersingkat

- Rabu, 25 Maret 2020 00:56 WIB
OJK: Perdagangan di BEI harus Dipersingkat

digtara.com – Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meminta kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk mempersingkat jam operasional.

Baca Juga:

Dalam rilis resmi OJK tertulis langkah ini diambil untuk mendukung langkah-langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran virus korona penyebab Covid-19 serta harmonisasi kebijakan sektor jasa keuangan bersama Bank Indonesia (BI) yang mempersingkat jam operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).

OJK telah meminta melakukan langkah-langkah sebagai berikut. BEI perlu mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek dan di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA), serta mempersingkat waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE).

Waktu perdagangan dari Senin-Jumat, menjadi sesi I pukul 09.00-11.30 WIB dan sesi II pukul 13.30-15.00 WIB.

Waktu perdagangan SPPA menjadi pukul 09.00-15.00 WIB dan waktu operasional PLTE menjadi pukul 09.30-15.30 WIB

KPEI dan KSEI perlu untuk melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan.

Penyingkatan jam perdagangan bursa efek, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian oleh PT KPEI dan PT KSEI tersebut berlaku sejak 30 Maret 2020.

“Atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh OJK,” tertulis dalam rilis

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru