Okupansi Hotel di Medan Anjlok Disengat Wabah Virus Corona
digtara.com | MEDAN – Semakin merebaknya wabah virus corona (Covid-19) berdampak pada jumlah okupansi atau hunian hotel di Kota Medan.
Baca Juga:
Di mana Penurunan okupansi akibat corona mengakibatkan sejumlah hotel rugi lantaran banyak turis asing batal berkunjung ke ibukota Sumatera Utara.
Menurut Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Denny S. Wardhana mengatakan, okupansi hotel-hotel di Kota Medan menurun sekitar 20%.
“Ya, mungkin tidak ada yang berani berkunjung karena virus inikan beredar dengan cepat. Mereka menunda perjalanan wisata gitu,” kata Denny, Jumat (13/3).
Denny menjelaskan, penurunan sejumlah okupansi hotel di Kota Medan bisa dilihat dari menurunnya jumlah penerbangan internasional di Bandara Kualanamu, terutama dari Malaysia sejak bulan Januari lalu.
“Mereka juga menunda keberangkatan untuk liburan maupun untuk perjalanan bisnis,” jelasnya.
Akibat virus corona, Denny mengungkapkan para pemilik hotel hanya bisa pasrah dan berharap musibah ini segera berakhir.
Meski demikian, pihak hotel terus berupaya maksimal untuk melakukan langkah preventif pencegahan corona.
“Setidaknya kita menjaga lingkungan sendiri dan juga untuk tamu yang datang secara random, mereka di cek kesehatannya melalui thermal scanner, di beberapa hotel sudah dilakukan, termasuk hotel saya,” ungkapnya.
“Selain itu, di beberapa bagian tempat di hotel juga sudah banyak dilengkapi hand sanitizer,” tandas Denny.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur