Virus Corona Memicu Wall Street Rebound
digtara.com | NEW YORK – Pulih dari pelemahan akibat aksi jual pada sesi sebelumnya Wall Street menghijau pada perdagangan Senin (3/2/2020).Meski investor tetap waspada terhadap kekhawatiran akan virus corona.
Baca Juga:
Mengutip Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup 143,78 poin lebih tinggi, atau 0,5%, pada 28.399,81. S&P 500 naik 0,7% menjadi berakhir di 3.248,92. Sementara, Nasdaq Composite naik 1,3% pada 9.273,40.
Saham Nike mendorong indeks Dow lebih tinggi dengan kenaikan 3,1% setelah analis UBS dan JPMorgan merekomendasikan untuk membeli saham karena pelemahan terkait virus corona. JPMorgan menyebut pelemahan baru-baru ini sebagai “peluang pembelian multi-tahun.”
Sementara itu, saham Tesla melonjak lebih dari 19% menembus rekor setelah analis Argus Research menaikkan target harga saham menjadi US$ 808 per saham.
Menghijaunya pasar setelah Institute for Supply Management (ISM) mengatakan aktivitas pabrik AS rebound pada Januari setelah berkontraksi selama lima bulan berturut-turut di tengah lonjakan pesanan baru.
“Ketidakpastian jangka pendek di sekitar viris corona benar-benar mempengaruhi segalanya,” kata JJ Kinahan, analis TD Ameritrade. “Anda dapat terus melihat semacam realokasi.”
Korban tewas di China akibat virus corona mencapai 361 pada hari Minggu, melebihi dari virus SARS yang berlangsung dari 2002 hingga 2003, sementara kematian pertama di luar China dilaporkan di Filipina
Simak 6 Saham Rekomendasi Analis: IHSG Berpotensi Menguat Lagi Hari Ini Rabu 12 November 2025
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia