Bursa Saham Asia Melaju ke Zona Hijau
digtara.com | JAKARTA – Pada Jumat (31/1/2020) pagi, Bursa saham Asia diperdagangkan menghijau. Pelaku pasar mencerna data manufaktur China yang memenuhi harapan di tengah kekhawatiran wabah virus corona.
Baca Juga:
Asal tahu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan darurat global penyebaran virus corona yang telah menewaskan sedikitnya 200 di China.
Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,82% karena saham kelas berat indeks dan pembuat robot Fanuc melonjak lebih dari 2%. Indeks Topix juga menambahkan 1,36%. Kospi Korea Selatan naik 0,79%.
Saham di Australia juga naik, dengan S & P / ASX 200 naik 0,54%. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan naik 0,46%.
Sebagai informasi, aktivitas manufaktur China tidak berubah dari bulan sebelumnya pada Januari, menurut data resmi China yang dirilis Jumat.
Biro Statistik Nasional China mengumumkan Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur pada angka 50. Angka ini sesuai dengan harapan para ekonom yang disurvei oleh Reuters. Level 50 untuk rdata PMI memisahkan ekspansi dari kontraksi.
Data ekonomi terbaru ini dirilis di tengah upaya Beijing untuk menahan penyebaran wabah virus yang telah memicu kegelisahan pasar global dalam beberapa hari terakhir.
Predisksi Pergerakan IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini, Jumat 8 Mei 2026
IHSG Ditutup Menguat ke 7.057 pada 5 Mei 2026, Saham TPIA, UNVR, dan BBRI Jadi Penggerak
IHSG Ditutup Menguat ke 6.971 pada 4 Mei 2026, Saham BBNI, BREN, dan TLKM Jadi Penopang
IHSG Hari Ini Ditutup Menguat ke 7.101, Saham BREN dan AMMN Jadi Penopang Utama
IHSG Berpeluang Rebound Hari Ini 29 April 2026, Uji Level 7.270, Simak Rekomendasi Saham Pilihan Analis