Rupiah Bergerak Bangkit ke Level Rp13.632/U$D
digtara.com | JAKARTA – Perdagangan Rabu (29/1/2020) pagi kurs nilai tukar rupiah berusaha untuk bangkit di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Berdasarkan data Bloomberg, pukul 08.11 WIB, rupiah pasar spot ke Rp 13.632 per dolar AS atau menguat tipis 0,09%.
Diketahui, rupiah terus mencatatkan tren pelemahan semenjak awal pekan ini. Rupiah di pasar spot ditutup melemah 0,21% ke level Rp 13.644 per dolar AS pada perdagangan Selasa (28/1).
Sedangkan, rupiah pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) berada di level Rp 13.647, melemah 0,26% dari hari sebelumnya.
Analis Global Kapital Investama Alwi Assegaf mengatakan rupiah hari ini akan cenderung bergerak flat dengan potensi melemah.
Sentimen eksternal masih akan menekan pergerakan rupiah besok. Isu penyebaran virus corona yang terjadi tidak hanya di Wuhan, China. Kekhawatiran penyebaran virus mendorong investor lari dari aset berisiko menuju aset aman atau aset safe haven.
Alwi Menjelaskan, rupiah termasuk ke dalam aset berisiko. Sehingga ada kemungkinan investor mulai beralih dari rupiah menuju dolar AS yang termasuk safe haven.
Selain itu menurutnya, virus corona akan menyebabkan perekonomian global melambat. Padahal, perekonomian global baru saja berangsur pulih pasca kesepakatan dagang fase pertama antara AS dan China ditandatangani.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur