Senin, 29 Juni 2026

Rupiah Diramalkan akan Melemah Terbatas

- Selasa, 28 Januari 2020 01:09 WIB
Rupiah Diramalkan akan Melemah Terbatas

digtara.com | JAKARTA – Sempat melemah di perdagangan Senin, (27/1/2020) kemarin rupiah diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (28/1/2020).

Baca Juga:

Rupiah ditutup melemah 0,24% ke level Rp 13.615 per dolar Amerika Serikat (AS). Sentimen risk-off serta volume perdagangan di kawasan Asia yang cenderung menurun karena tutupnya pasar keuangan menjadi alasan di balik melemahnya rupiah hari ini.

Menurut Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan pelemahan rupiah akan terjadi lagi pada perdagangan hari ini. Menurutnya, sentimen yang terjadi pada hari ini akan masih menjadi faktor utama pelemahan rupiah hari ini.

“Virus corona akan masih menjadi kekhawatiran pasar dan mendorong risk averse sentiment di pasar keuangan global. Beberapa pasar di Asia seperti Hong Kong dan China juga masih libur hari raya imlek,” ujar Josua.

Josua juga menyebut data AS yang dirilis pada hari ini terkait penjualan rumah baru di AS juga bisa menjadi salah satu sentimen penggerak rupiah.

Sementara analis Monex Investindo Futures Andian Wijaya justru menilai tidak akan ada sentimen yang cukup signifikan pada perdagangan besok. Menurutnya dari segi fundamental, masih sulit untuk diprediksi.

“Wabah virus corona kan imbasnya secara global belum besar. Sementara data penjualan rumah AS juga tidak akan terlalu signifikan. Kecuali datanya ternyata jauh lebih baik dari ekspektasi, ada kemungkinan akan membuat dolar semakin kuat,” terang Andian.

Meski demikian, Andian melihat dari segi teknikal cenderung kembali akan melemah. Ia memproyeksikan rupiah berada di rentang Rp 13.500 – Rp 13.700 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Sementara Josua memperkirakan rupiah akan melemah terbatas di level Rp 13.600 – Rp 13.675 per dolar AS.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru