Senin, 29 Juni 2026

Pelemahan IHSG Masih akan Berlanjut

- Sabtu, 25 Januari 2020 23:21 WIB
Pelemahan IHSG Masih akan Berlanjut

digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan Jumat (24/1/2020) lalu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah di level 6.244,109, terkoreksi 0,08% atau 5,101 poin .

Baca Juga:

Di mana pergerakan IHSG diperberat oleh sektor Aneka Industri (-1,16%), Pertanian (-1,16%). Menurut prediksi analis, pelemahan IHSG masih akan berlanjut pada perdagangan Senin, (27/1).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi memproyeksikan secara teknikal, IHSG masih terus terkonsolidasi di area support line Moving Average 200 hari. Pola chart pada medium term membentuk pola double top apabila break out level neckline di kisaran 6200.

Sementara itu, indikator stochastic bergerak sudah cukup rendah berada pada area oversold dan berpotensi golden-cross apabila terjadi penguatan pada perdagangan selanjutnya.

“Secara teknikal kami memperkirakan IHSG bergerak cenderung kembali tertahan dengan support resistance 6200 hingga 6278,” kata Lanjar Nafi.

Senada, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menjelaskan, pergerakan IHSG cenderung melemah dengan level support Rp 6.220 dan level resist Rp 6.260. Diprediksi, IHSG belum mampu break area 6.266 bahkan 6.300.

Menurut Herditya, pelemahan yang terjadi disebabkan oleh indeks global yang khawatir akan penyebaran virus corona. Selain itu, kekhawatiran diperberat dengan perlambatan ekonomi yang dinyatakan oleh IMF beberapa waktu lalu.

Untuk pelemahan hari ini, Herditya melihat IHSG sempat menyentuh zoina hijau sebelum kembali ditutup memerah. Adapun penyeret IHSG adalah investor yang masih menanti laporan keuangan emiten-emiten.

Sementara menurut Lanjar, terkoreksinya IHS hari ini disebabkan harga Crude Palm Oil (CPO) yang kembali melemah akibat hubungan perdagangan India dan Malaysia belum menemukan titik temu. Selain itu, penjualan sepeda motor turun di bawah ekspektasi sebesar 6,8% di bulan Desember 2019.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Diproyeksi Masih Tertekan pada Awal Pekan, Berpotensi Uji Level 5.723

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Menguat 1,96 Persen, Harga Minyak Turun Jadi Sentimen Positif Pasar

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah ke 6.101, Saham Komoditas Jadi Penekan Utama

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Ditutup Melemah 0,98 Persen, MNC Sekuritas Rekomendasikan Empat Saham untuk Dicermati

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Senin, Analis Rekomendasikan Sejumlah Saham

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

IHSG Diproyeksi Bergerak di Kisaran 6.100–6.250, MSCI Pertahankan Status Emerging Market Indonesia

Komentar
Berita Terbaru