Rupiah Melempem Sentuh Level Rp13.678/U$D
digtara.com | JAKARTA – Pada perdagangan hari ini. Rabu (22/1), pukul 10.10 WIB Rupiah di kurs tengah Bank Indonesia (BI) melemah.
Baca Juga:
Kurs rupiah di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI ada di Rp 13.678 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,15% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 13.658 per dolar AS.
Namun, hal berbeda terjadi pada rupiah di pasar spot yang malah menguat. Mengutip Bloomberg, rupiah spot kini berada di level Rp 13.665 per dolar AS, atau naik 5 poin atau 0,03% dari penutupan hari sebelumnya di Rp 13.669 per dolar AS
Pergerakan mata uang di kawasan hari ini cenderung beragam. Peso Filipina menjadi mata uang paling perkasa setelah menguat 0,22% di hadapan dolar AS.
Disusul won Korea yang naik 0,19% dan baht Thailand yang terkerek 0,06%.
Sementara itu, yen Jepang memperlihatkan pelemahan paling besar setelah turun 0,17%. Kemudian, rupee India dan ringgit Malaysia yang masing-masing melemah 0,14% dan 0,09%.
Pelemahan rupiah di kurs tengah BI sejalan dengan peringatan Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, penguatan rupiah yang terlalu signifikan terhadap dolar AS bakal memukul ekspor Indonesia.
Sementara itu, posisi rupiah di pasar spot masih ditopang aliran dana asing yang masuk ke pasar obligasi Indonesia. Terlebih pada lelang Surat Utang Negara (SUN) Selasa (21/1), jumlah penawaran yang masuk mencapai Rp 94,98 triliun. Ini jadi penawaran pada lelang SUN terbesar sejak 2016.
Tabrak Dump Truk, Mahasiswa Undana Kupang Meninggal di Tempat
Daftar Harga Emas Pegadaian Rabu 20 September 2023, Antam dan UBS
Kasat Lantas Polres Sikka Dilaporkan ke Propam, Ini Kasusnya
Mengenaskan! Jadi Korban Tabrak Lari, Mahasiswi di Kupang Meninggal Dunia
Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Diamankan Polres Sumba Timur