IHSG Berpotensi Bergerak Mixed Cenderung
digtara.com | JAKARTA – Pada penutupan perdagangan Kamis (9/1/2020) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,78% ke level 6.274,49. Menguatnya IHSG ini tak lepas dari mengendurnya tensi antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca Juga:
Menurut Analis Panin Sekuritas William Hartanto mengatakan, IHSG menguat kembali setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan pernyataan tidak akan membalas Iran.
“Sehingga memberikan aura damai dan di saat bersamaan menjatuhkan harga emas dan minyak mentah, namun hal ini bisa menjadi katalis positif untuk saham-saham sektor lainnya,†ujarnya.
Analis Samuel Sekuritas Suria Dharma menambahkan, pergerakan IHSG bakal lebih dipengaruhi oleh sentimen dari global. Meski hari ini ketegangan antara Iran dan AS menurun, tak menutup kemungkinan adanya pernyataan-pernyataan dari kedua belah pihak yang dapat mempengaruhi kondisi pasar.
Adapun sentimen dari domestik yang bisa berpengaruh terhadap pergerakan IHSG yakni meningkatnya posisi cadangan devisa.
Suria memperkirakan, IHSG bakal menguat dengan support di 6.250 dan resistance 6.300.
Sementara William juga memproyeksi IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung menguat dalam kisaran 6.250-6.300.
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Jumat 14 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 13 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 12 Agustus 2026, Simak Saham Pilihan Analis
Rekomendasi Saham dan Prediksi IHSG Hari Ini 11 Agustus 2026
Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini 10 Agustus 2026