Rupiah Bergerak Melemah 0,19%
digtara.com | JAKARTA – Awal perdagangan perdana tahun 2020, nilai tukar rupiah bergerak melemah di hadapan dolar Amerika Serikat (AS).
Baca Juga:
Melansir dari Bloomberg, pukul 08.30 WIB, Kamis (2/2), rupiah pasar spot ke level Rp 13.893 per dolar AS atau melemah 0,19% dari sesi sebelumnya.
pada perdagangan terakhir 2019, Selasa (31/12), rupiah menembus rekor penguatan pada level Rp 13.866 per dolar AS.
Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih mengatakan, selepas libur Tahun Baru, volume transaksi masih sepi.
Direktur Garuda Berjangka Ibrahim menambahkan, keperkasaan mata uang garuda datang dari data inflasi tahun 2019 yang dirilis hari ini.
“Inflasi masih terkendali sesuai dengan apa yang diinginkan pemerintah,” kata dia, kemarin.
Hari ini, Ibrahim memperkirakan rupiah di kisaran Rp 13.863-Rp 13.905 per dolar AS. Proyeksi Lana, rupiah di rentang Rp 13.900-Rp 13.920.
Rupiah Diproyeksi Bergerak Fluktuatif pada Awal Pekan, Sentimen Global dan Data Ekonomi Jadi Penentu
Rupiah Diproyeksi Menguat Hari Ini, Bergerak di Kisaran Rp17.940–Rp17.990 per Dolar AS
Rupiah Masih Tertekan, Analis Prediksi BI Kembali Naikkan Suku Bunga
Rupiah Diproyeksi Melemah ke Rp17.890 per Dolar AS, Dipengaruhi Sentimen Global dan Domestik
Rupiah Masih Tertekan Meski BI Kembali Naikkan Suku Bunga, Bergerak di Kisaran Rp17.790–Rp17.840 per Dolar AS